Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pastikan Masyarakat Mudik dengan Aman dan Nyaman, Ini Langkah Pemprov NTB

Rury Anjas Andita • Sabtu, 15 April 2023 | 21:30 WIB
MATARAM-Puncak arus mudik semakin dekat. Meski tidak sepadat dan seramai di Pulau Jawa, Pemprov NTB tetap memastikan kelayakan kendaraan dan infrastruktur mudik. ”Mudik memang bukan isu (besar) di NTB. Tapi soal kenyamanan, pemerintah tetap mengupayakan dengan maksimal,” kata Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah.

Rohmi juga mengimbau pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk menyiapkannya dengan baik. Memastikan kendaraan layak untuk digunakan dengan jarak tempuh yang jauh.

Pemudik juga diminta agar berkendara dengan aman. Menjaga keselamatan diri dan orang lain. Karena itu, kondisi fisik ketika berkendara harus benar-benar menjadi perhatian. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah maupun mengantuk saat berada di perjalanan.

”Kalau di sini kan mudik jarak dekat saja, ada yang dari Mataram ke Lotim. Paling jauh ke Bima. Tapi yang paling penting, berkendara dengan aman. Persiapkan kendaraannya dengan baik,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Lalu Mohammad Faozal mengatakan, posko pemantauan mudik akan diaktifkan H-7 lebaran. Lokasinya berada di pelabuhan serta Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. ”Ini untuk memastikan mudik nyaman dan aman,” kata Faozal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB Ridwan Syah mengatakan, ruas jalan yang akan dilalui pemudik telah siap 100 persen. Ini sebagaimana instruksi dari Menteri PUPR agar memastikan infrastruktur jalur mudik aman dan nyaman.

”Balai Jalan sudah melakukan identifikasi. Memastikan seluruh ruas jalan nasional maupun provinsi siap 100 persen dilewati pemudik,” kata Ridwan.

Selain mengenai infrastruktur jalan, Dinas PUPR juga mengantisipasi timbulnya bencana saat arus mudik. Salah satunya dengan menyiagakan alat berat di 17 titik yang berpotensi longsor pada jalur mudik.

Kata Ridwan, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terkait dengan perkembangan cuaca di masa arus mudik lebaran. Informasi cuaca secara berkala dari BMKG menjadi modal kesiapsiagaan petugas di lapangan. ”Potensi cuaca ekstrem terus kami update, koordinasi dengan BMKG,” ujarnya.

Titik longsor berada di jalur Nanga Tumpu, Kabupaten Dompu; jalur Sekotong di Lombok Barat; jalur Pusuk yang merupakan perbatasan Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat; serta jalur Sembalun, di Lombok Utara.

”Termasuk lintas di Sumbawa Dompu, itu ada beberapa titik yang berpotensi longsor kalau terjadi cuaca ekstrem,” jelasnya.

Di jalur-jalur rawan longsor tersebut disiagakan sejumlah alat berat. Sehingga ketika terjadi bencana tanah longsor, alat berat bisa langsung digerakkan untuk membersihkan material yang menutupi jalan.

”Antisipasi hal yang tidak diinginkan. Sudah ada tim juga pengawasan jalur mudik ini,” kata Ridwan. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#lebaran #mudik #Infrastruktur #Pemprov NTB