Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RS Mandalika Bakal Gandeng BPJS

Rury Anjas Andita • Sabtu, 15 April 2023 | 23:00 WIB
TINGKATKAN PELAYANAN: RS Mandalika berusaha menggandeng BPJS Kesehatan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Didit/Lombok Post)
TINGKATKAN PELAYANAN: RS Mandalika berusaha menggandeng BPJS Kesehatan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Didit/Lombok Post)
MATARAM-Rumah Sakit Mandalika berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Salah satunya mengupayakan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

”Target kami begitu. Ini sedang diupayakan, semoga bisa terwujud,” kata Direktur RS Mandalika dr Oxy Tjahjo Wahjuni.

Oxy menyebut, sebagai RS yang berada di lingkar Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, pihaknya terus berikhtiar memberikan pelayanan terbaik. Tidak saja kepada wisatawan, tapi juga masyarakat. Terutama masyarakat yang tinggal di Pulau Lombok bagian selatan.

Karena itu, beberapa fasilitas pelayanan kesehatan terus ditingkatkan RS yang mulai beroperasi pada 2021 lalu. Seperti kerja sama dengan BPJS Kesehatan, agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari pelayanan RS Mandalika.

”Tinggal selangkah lagi akan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Insya Allah keberadaan RS Mandalika akan semakin terasa manfaatnya untuk masyarakat,” tutur Oxy yang merupakan dokter spesialis emergency ini.

Menurutnya fasilitas dan kesiapan untuk bekerjasama dengan BPJS terus dilengkapi. Komunikasi juga dilakukan secara intensif untuk memastikan progres seluruh syarat yang dibutuhkan BPJS Kesehatan akan tercapai dalam waktu dekat.

Syarat-syarat ini menjadi penting untuk segera dipenuhi. Salah satunya mengenai ketersediaan tempat tidur. Sebab, akan menentukan apakah RS Mandalika bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

”Kami targetkan semua (syarat) bisa selesai di semester I ini. Sehingga bisa lebih cepat masyarakat berobat menggunakan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Meski saat ini belum ada kerja sama dengan BPJS Kesehatan, Oxy berharap masyarakat tidak perlu khawatir untuk berobat ke RS Mandalika. Katanya, tarif layanan kesehatan di RS sudah sangat terjangkau. Dilengkapi dengan alat kesehatan lengkap serta dokter spesialis dasar maupun penunjang.

”Bahkan layanan konsultasi dokter spesialis sangat terjangkau, hanya Rp 30 ribu saja,” ungkap Oxy.

Sejak beroperasinya RS Mandalika jumlah masyarakat yang terlayani semakin banyak. Kondisi ini direspons manajemen dengan terus melakukan pembenahan di beberapa item pelayanan, seperti layanan gawat darurat, poliklinik spesialis dan rawat inap. ”Kami juga melaksanakan kegiatan operasi gratis bagi masyarakat lombok tengah,” tandasnya.

Oxy optimis keberadaan RS Mandalika bisa memberi manfaat positif. Khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi NTB.

Rumah sakit berstandar internasional ini dibangun di atas lahan 1,7 hektare, tak jauh dari KEK Mandalika. Jarak tempuh dari sirkuit ke RSUD Mandalika hanya 10-15 menit. Bangunan empat lantai itu memiliki kapasitas 6.000 orang.

Anggaran pembangunan sebelumnya diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sebesar Rp 45,6 miliar. Adapun untuk pengadaan alat kesehatan, menyedot anggaran hingga Rp 51 miliar, juga dari DAK.

Sebelumnya Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menyebut keberadaan RS Mandalika diharapkan bisa mengcover pelayanan kesehatan masyarakat lebih luas lagi. ”Pelayanannya harus lebih maksimal, berikan pelayan terbaik,” kata Rohmi. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Duta BPJS Kesehatan #RS Mandalika #Pemprov NTB #KEK Mandalika