Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PERPAMSI Gelar IWWEF 2023, Hadirkan Inovasi Pengelolaan Air Bersih di Indonesia

Administrator • Selasa, 6 Juni 2023 | 01:39 WIB
DINILAI TAK MASUK AKAL: Inilah tagihan rekening air pihak Desa Sekotong Tengah berjumlah 1,5 juta untuk pembayaran air PDAM selama enam bulan.
DINILAI TAK MASUK AKAL: Inilah tagihan rekening air pihak Desa Sekotong Tengah berjumlah 1,5 juta untuk pembayaran air PDAM selama enam bulan.
JAKARTA-Pengurus Pusat (PP) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) terus berupaya mendorong inovasi dalam pengelolaan air minum yang lebih baik. Salah satunya dengan menggelar Indonesia Water and Wastewater Expo dan Forum (IWWEF) 2023 di Hotel Bidakara, Jakarta yang akan berlangsung hari ini (6/6) hingga Kamis (8/6) mendatang.

“Dalam expo ini, kami konsen untuk mendukung pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) dan sistem pengolahan air limbah domestik (SPALD) yang lebih baik. Ini akan dihadiri oleh perusahaan air minum dari berbagai daerah, asosiasi dari ASEAN dan Australia juga hadir,” ujar Ketua Umum PERPAMSI Lalu Ahmad Zaini, kemarin (5/6) di Jakarta.

Pengelolaan air minum bersih dan air limbah dijelaskana pria yang karib disapa LAZ itu harus menjadi satu kesatuan. Tidak boleh terpisah. Untuk itu, melalui IWWEF 2023 ini, PERPAMSI menghadirkan pembicara untuk mengintegrasikan SPAM dan SPALD. Rencana besar ini pun mendapat dukungan pemerintah pusat.

“IWWEF 2023 yang dilaksanakan PERPAMSI besok pagi (hari ini, Red) akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Hotel Bidakara,” papar pria yang juga menjabat Direktur PT Air Minum Giri Menang tersebut.

LAZ memaparkan, masyarakat yang menggunakan air bersih maka buangannya akan menjadi limbah. Maka pengelolaan air bersih dan limbah memang sudah selayaknya diintegrasikan. Apalagi ke depan, Indonesia menghadapi tantangan yang signifikan dalam mengelola sumber daya airnya. Mulai dari persoalan kelangkaan sumber mata air, polusi dan dukung infrastruktur yang memadai.

Maka melalui ajang IWWEF 2023 ini, semua perusahaan air minum daerah dan asosiasi pengelolaaan air minum di berbagai daerah dan Negara terlibat. Mereka akan memaparkan dan berbagi pengetahuan terkait inovasi yang telah dilakukan.

Wakil Ketua Umum PERPAMSI Kabir Bedi juga menambahkan jika layanan air minum yang bersih dan sanitasi merupakan pelayanan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Inilah yang kemudian membuat PERPAMSI mengundang seluruh organisasi yang terafiliasi dari dalam dan luar negeri melaksanakan kegiatan IWWEF 2023. Kegiatan ini akan melibatkan para pengelola, professional, akademisi, peneliti, kalangan dunia usaha, pembuat kebijakan dan masyarakat umum.

“Kami membahas perkembangan dan inovasi terbaru di bidang pengelolaan air minum dan limbah sebagai upaya menyukseskan program pemerintah,” tandasnya. (ton/adv) Editor : Administrator
#laz #PERPAMSI #IWWEF 2023 #Lalu Ahmad Zaini