Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Warga Tolak Aksi Provokasi di Lingkar Tambang

Baiq Farida • Rabu, 14 Juni 2023 | 15:41 WIB
TAMBANG: Salah satu aktivitas tambang di wilayah KSB. (PT AMNT For Lombok Post)
TAMBANG: Salah satu aktivitas tambang di wilayah KSB. (PT AMNT For Lombok Post)
KEBERADAAN tambang PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Wilayah Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memberikan manfaat besar, khususnya bagi warga setempat. Karena itu, warga menolak segala bentuk aksi provokasi di lingkar tambang yang mengganggu operasional tambang.

-----------------------------

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Mulai dari kawasan pantainya yang indah, alam yang lestasi, hingga kekayaan alam bawah tanahnya seperti emas dan dan tembaga.

Kekayaan alam inilah yang membuat KSB, khususnya di wilayah Kecamatan Maluk menjadi sangat strategis. Apalagi di wilayah tersebut menjadi lokasi pertambangan yang menjadi salah satu sumber kekayaan negeri.

PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang beroperasi di wilayah tersebut membuat wilayah tersebut dijadikan salah satu objek vital nasional. Sumber kekayaan alam yang besar membuat banyak orang bergantung hidup secara ekonomi di wilayah tersebut. Terutama masyarakat lingkar tambang yang banyak menjadi pekerja atau mendirikan berbagai jenis usaha untuk kebutuhan para pekerja tambang.

Namun sering kali sumber kekayaan alam itu memicu pro dan kontra. Hal ini terbukti dengan sering munculnya aksi menolak tambang. Bahkan meminta tambang tersebut ditutup. Namun sebagian lagi masyarakat mendukung operasional tambang. Aksi ini disuarakan mulai dari daerah lingkar tambang hingga di tingkat pusat.

Salah seorang tokoh masyarakat Maluk, KSB, Safruddin kepada media mengatakan, warga lingkar tambang sangat mendukung keberadaan tambang di wilayah tersebut.

Alasannya, keberadaan PT AMNT di wilayah Maluk telah memberikan dampak ekonomi yang sangat besar, khususnya bagi warga lingkar tambang. Banyaknya pekerja tambang membutuhkan berbagai jenis kebutuhan sehari hari. Misalnya tempat tinggal maupun makanan.

Hal ini tentu menjadi peluang sangat besar bagi masyarakat untuk menyiapkan kebutuhan pekerja tambang. Sehingga pada akhirnya akan bisa menghidupi masyarakat secara ekonomi.

Belum lagi begitu banyak warga yang bekerja sebagai pekerja tambang. Hal itu tentu menguntungkan masyarakat secara ekonomi. Karena itu, warga menginginkan agar operasional tambang di wilayah tersebut terus berjalan. “Kami mendukung perusahaan tambang. Kita dukung kegiatan AMMAN. Saya dukung. Silahkah jalan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan tambang masih sangat dibutuhkan masyarakat. Karena manfaatnya sangat besar, terutama berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat. “Bagaimana kalau enggak ada kegiatan (pertambangan). Kami mau makan apa,” katanya.

Safruddin menambahkan, warga di lingkar tambang sangat terbuka dengan investor yang datang untuk berinvestasi. Bagi masyarakat, siapapun yang datang selagi tidak membawa keresahan dapat diterima.

“Kami dukung semua investasi yang ada selama untuk hal positif. Siapa saja yang datang selama ada niat membangun desa kami, silahkan. Kami berharap anak cucu kami bisa punya pekerjaan di sini, itu saja. Siapa saja investor kami tetap berharap,” katanya.

Sementara itu, tokoh pemuda Maluk, Boy Burhanuddin Teta mengatakan, polemik tambang di KSB sering muncul. Berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, LSM, hingga wakil rakyat sering menyuarakan permasalahan di perusahaan tambang.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Barat ini menyebut aksi penolakan tambang tersebut tentu bertentangan dengan keinginan masyarakat. Warga lingkar tambang selama ini mendukung penuh operasional tambang karena memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena masyarakat mendukung tambang, Boy menduga pihak yang menolak keberadaan tambang memiliki kepentingan lain. Bahkan dirinya yang awalnya ikut menolak tambang mengetahui tujuan pihak pihak yang sering menyuarakan menolak tambang.

Aksi menolak tambang tersebut dinilainya sama sekali tidak beralasan. Apalagi dikaitkan dengan manfaat besar yang sudah dirasakan masyarakat selama ini. Karena itu, mendukung tambang adalah sikap terbaik.

Karena itu, Burhanuddin mengatakan, pihaknya bersama warga berusaha untuk mencegah terjadinya provokasi masyarakat di lingkar tambang. Caranya dengan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat di sejumlah desa yang berada di lingkar tambang untuk berhati-hati terhadap provokasi pihak luar yang tujuannya tidak jelas.

“Kami melakukan konvoi di lima desa. Kita mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan oknum mengatasnamakan masyarakat KSB,” ujarnya.

Boy juga menyinggung soal isu adanya pihak yang berada di balik penolakan tambang. Bahkan mengaku diajak untuk menggelar aksi-aksi mengkritisi perusahaan tambang.

Dalam berbagai pertemuan, tambah Boy, sering merancang aksi bagaimana mengkritisi perusahaan dengan berbagai isu. Namun karena hal itu bertolak belakang dengan keinginan masyarakat lingkar tambang, akhirnya memilih mendukung keberadaan tambang.

Dihubungi terpisah, Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang (AMANAT) yang selama ini sering menggelar aksi menuntut keberadaan PT AMNT angkat bicara.

Ketua AMANAT M Erry Satryawan mengatakan, pihaknya sangat mendukung segala bentuk investasi, termasuk investasi tambang di wilayah KSB. Hanya saja operasional tambang harus sesuai aturan. Tidak boleh merugikan masyarakat.

Persoalan yang selama ini disuarakan di antaranya berkaitan dengan tenaga kerja, transparansi dana CSR, termasuk soal lingkungan. Karena semangat akuisisi perusahaan tambang tersebut dari asing ke nasional tentu akan lebih sejahterakan masyarakat.

Mengenai adanya isu aksi memprotes PT AMNT karena ada pihak tertentu, M Erry Satryawan menyebutkan, jauh sebelumnya AMANAT sudah sering bergerak berunjukrasa.

Baginya, kalaupun ada kedekatan organisasi dengan pihak tertentu hanya sebatas sebagai sumber informasi. “Kami selalu terbuka kepada siapapun yang mau mendukung kami selama tidak melanggar aturan,” katanya. (lil)

 

  Editor : Baiq Farida
#amnt #PT Amman Mineral Nusa Tenggara