LombokPost- Tembakau Senang merupakan tembakau rajangan yang melegenda di Lombok. Para ahli hisap alias perokok berat, wabilkhusus raja pilit (linting, red) pasti tak asing dengan tembakau Senang. Apalagi di musim panen tembakau seperti saat ini.
Kata ‘Senang’ sudah pasti selalu terucap setiap kali lelompak (bungkus tembakau khas Lombok, red) dikeluarkan dari saku celana atau tas jinjing mereka. Lantas apa sebenarnya yang menyebabkan tembakau ini begitu istimewa dan sangat mahal harganya?
Ungkapan yang mengatakan harga tak pernah berbohong atau harga menentukan kualitas bisa saja menjadi jawaban sempurna untuk pertanyaan tersebut. Karena istimewa oleh cita rasanya yang tinggi, juga aroma yang khas, tembakau Senang memiliki harga yang tinggi. Tapi siapa yang benar-benar mengetahui bagus dan buruknya rasa selinting tembakau rajangan?
Harga tembakau rajangan sangat bervariasi di pasaran. Untuk jenis kasturi atau bibit yang banyak ditanam tembakau rajangan di Lombok, di saat normal, harga per tumpi berkisar dari Rp 60 ribu sampai Rp 100 ribu. Namun untuk jenis yang sama dengan label tembakau Senang, harganya bisa jauh lebih tinggi. Bahkan untuk kelas supernya, bisa mencapai Rp 800 ribu ke atas.
Senang sendiri merupakan nama sebuah dusun di Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya. Di Dusun Senang itu, terdapat ladang tembakau yang dikatakan menghasilkan kualitas terbaik. Karena posisi ladang yang berada di ketinggian, ladang di Dusun Senang disebut memiliki tekstur tanah, unsur hara, dan suhu yang sempurna untuk tanaman tembakau.
Seorang petani tembakau yang menanam di Dusun Senang bernama Suaidi menerangkan pada Lombok Post tentang tembakau Senang yang asli. “Sebenarnya Tembakau Senang yang asli adalah jenis pender jae. Tapi karena bibitnya semakin sulit dikembangkan, juga hasilnya yang tidak banyak, jenis ini tidak banyak ditanam. Sebagian besar petani seperti saya menyandingkannya dengan menanam jenis kasturi. Kasturi ini sebenarnya ada dua, kasturi jepun dan mawar. Kasturi jepun menangnya di aroma,” kata Suaidi.
Apa yang disampaikan Suaidi yang adalah seorang petani sekaligus saudagar tembakau sangat bisa dipercaya. Tapi kita akan mendapatkan banyak alasan lainnya jika bertanya pada petani dan pedagang tembakau Senang lainnya. Jika gemar belanja tembakau rajangan, Anda pasti akan mendengarkan banyak versi dari banyak orang yang berbeda. Yang jelas, ada rasa, ada aroma, ada harga. Silakan mencoba, selamat berbelanja! (tih)
Editor : Rury Anjas Andita