LombokPost-Kepala Dinas PUPR NTB Mohammad Rum digadang-gandang menjadi calon kuat Penjabat Wali Kota Bima. “Ya saya sih berdoa saja semoga itu terwujud, dan saya dengar hari ini (kemarin, Red) memang ada penetapan soal itu, tetapi kita tunggu saja hasilnya, saya minta doanya saja,” kata dia.
Menurutnya, penetapan siapa nama Pj kepala daerah adalah sesuatu hal yang tidak bisa dikira-kira atau hanya sebatas ramalan saja. “Tetapi yang penting kita tetap berikhtiar, nantinya kalau sudah ditetapkan ya mungkin itu sudah menjadi ketetapan, dan siapapun yang terpilih itu sudah pilihan terbaik,” terangnya.
Akan tetapi, jika berandai-andai, namanya ditetapkan untuk Pj Wali Kota Bima, Rum secara tegas telah menyiapkan sejumlah program kerja. Pertama, dirinya akan menjalankan program Zero Waste. “Wajah kota harus bersih dari yang namanya sampah,” ujarnya.
Selain itu, Rum juga mengatensi penanganan banjir yang setiap musim hujan selalu melanda Kota Bima. Menurut dia, banjir disebabkan kondisi geografis kota tersebut di keliling oleh bukit-bukit. Air dari semua arah bermuara di Kota Bima sebelum mengalir ke laut di sisi barat kota.
“Dari kondisi yang seperti ini, ketika ada curah hujan tinggi dari hulu disertai dengan gelombang pasang yang datangnya bersamaan, sehingga air itu tidak bisa keluar dari sungai-sungai yang ada,” ujarnya.
Dari fakta itu, Rum akan berusaha mencari solusi atau jalan keluar atas persoalan tersebut, dengan menggandeng sejumlah pihak yang berkompeten di bidang tersebut, seperti Balai Wilayah Sungai (BWS), dinas kelautan dan perikanan, BPBD dan yang lainnya.
“Kami akan berdiskusi untuk menemukan jalan keluarnya, kira-kira apa yang harus kita lakukan, jadi saya tidak ingin kondisi yang terus terjadi setiap tahunnya ini dibiarkan begitu saja,” terangnya.
Selanjutnya, menghidupkan pertumbuhan ekonomi di Kota Bima. Bekal menjadi saat menjadi kepala DPMTSP NTB akan dipergunakan. Pengusaha atau calon investor yang dia kenal, berusaha ditarik ke Kota Bima. “Siapa tahu dari mereka ada yang ingin berinvestasi, saya bersama kepala OPD nanti akan betul-betul memberikan pelayanan prima, jadi kita gelar karpet merah untuk para calon investor,” beber Rum.
Terakhir, yang tidak kalah menjadi atensinya adalah pengamanan dan menjaga kondusivitas pelaksanaan Pemilu 2024. Untuk hal ini, dirinya akan melakukan road show ke dewan pimpinan cabang partai politik di Kota Bima, KPU, Bawaslu, FKUB, TNI dan Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Upaya ini untuk menjalin koordinasi dan komunikasi, serta memastikan gawe nasional itu siap dilaksanakan.
“Kita bersama-sama menjaga kondusivitas daerah, sebab ini semua tugas dan tanggung jawab kita sebagai warga negara,” tandas Rum. (yun/r5)
Editor : Rury Anjas Andita