Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ramah Tamah dengan Dua Pj Kepala Daerah, Rachmat Hidayat Ingatkan soal Integritas

Rury Anjas Andita • Rabu, 27 September 2023 | 08:35 WIB
Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat saat dikunjungi Pj Wali Kota Bima dan Pj Bupati Lotim, Selasa (26/9).
Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat saat dikunjungi Pj Wali Kota Bima dan Pj Bupati Lotim, Selasa (26/9).

LombokPost-Anggota DPR RI NTB H Rachmat Hidayat mendadak dikunjungi Penjabat Wali Kota Bima Muhammad Rum dan Penjabat Bupati Lombok Timur (Lotim) M Juaini Taofik di kediamannya di Mataram, Selasa (26/9). Kunjungan penjabat kepala daerah ini berlangsung usai keduanya dilantik Pj Gubernur NTB.

Silaturahmi dengan salah satu tokoh senior NTB itu juga dihadiri sejumlah tamu lain diantaranya mantan Bupati Lotim M Sukiman Azmy serta mantan Wali Kota Bima Muhammad Lutfi. Sebagai senior, H Rachmat yang juga Ketua DPD PDIP NTB ini memberikan sejumlah saran dan masukan kepada dua kepala daerah baru itu.

‘’Sebagai penjabat bupati dan wali kota, hal utama yang harus dihindari adalah membuat kebijakan transaksional. Jaga Integritas,’’ tegas Rachmat Hidayat.

Ramah tamah ini juga dihadiri sejumlah unsur terkait lain, termasuk sejumlah politikus lintas parpol.  Menurut Rachmat, kegiatan ini murni semata-mata sebagai ajang silaturahmi. ‘’Ramah tamah ini sebagai bentuk rasa syukur atas pelantikan keduanya. Pesan saya, tugas seorang pemimpin itu harus bisa menyejahterakan rakyatnya, memperhatikan anak miskin dan kaum terlantar,’’ ingatnya.

Sebagai pejabat apalagi kepala daerah, keduanya sangat dibutuhkan masyarakat tempat mereka memimpin saat ini. Untuk itu, Rachmat meminta agar keduanya bekerja profesional, memiliki integritas dan saat mengambil kebijakan harus berdasarkan fakta dan data.

‘’Sebab apa, kebijakan seorang kepala daerah harus bermuara pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat,’’ tegasnya.

Dia juga meminta kedua penjabat yang baru dilantik harus mendukung dan menyukseskan seluruh program pembangunan yang ada. Baik itu program pemerintah pusat, provinsi terlebih program yang ada di daerah masing-masing.

‘’Kenapa ini menjadi penting, karena pemerintah daerah itu merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Hanya saja mereka bertugas di daerah,’’ ingatnya lagi.

Selain program di bidang pembangunan, politisi senior Bumi Gora ini mengingatkan kedua penjabat kepala daerah itu untuk menyukseskan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). ‘’Pemilu 2024 ini adalah pesta demokrasi nasional kita. Dua agenda utama pemilu mendatang yaitu Pilpres dan Pileg. Kesukseskan pemilu ini juga harus didukung seluruh kepala daerah,’’ tandasnya.

Program lain tak kalah penting lanjutnya adalah bidang kesehatan dan sosial yaitu penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem. ‘’Ini semuanya nantinya bermuara pada terciptanya Indonesia Maju dan mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045,’’ ingatnya lagi.

Diberi amanah sebagai kepala daerah diakuinya berpotensi mendapat banyak ujian dan cobaan. Tak hanya soal bagaimana menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat, ujian bagi seorang pejabat adalah materi. ‘’Jangan ada yang main proyek, membawa kepentingan pribadi. Hindari kebijakan transaksional,’’ tegasnya lagi.

Pesan ini disampaikan Rachmat dikarenakan masih banyak pejabat yang sering memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi, kelompok dan golongan mereka sendiri. ‘’Sampai saat ini prilaku seperti itu masih ada. Nah mumpung dua pejabat ini baru, saya ingatkan lagi soal ini,’’ katanya.

Hal paling penting dan termasuk prioritas yang harus dilaksanakan kedua kepala daerah ini bagaimana memastikan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024 berjalan baik, aman dan lancar. Untuk mencapai kesuksesan itu, kepala daerah baik yang masih baru atau sudah lama menjabat wajib berkoordinasi dengan semua pihak.

‘’Jaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Bagaimana caranya, rutin berkoordinasi dan silaturahmi dengan unsur Forkopimda yang ada,’’ tandasnya.

Menurut Rachmat, integritas seorang pemimpin tidak hanya dilihat dari bagaimana dia konsisten menjalankan roda pemerintahan yang baik. Integritas seorang pemimpin juga diuji saat mendekati atau menjelang pelaksanaan pemilu. ‘’Kualitas demokrasi yang itu bisa dilihat dari aman dan damainya Pemilu maupun Pilkada. Pesan saya, bangun koordinasi dan terus bersinergi dengan TNI-Polri,’’ harapnya.

Kepada seluruh masyarakat NTB, Rachmat juga menyampaikan sejumlah pesan penting. Ia mengingatkan, masyarakat ke depan lebih pandai dalam menentukan dan memilih seorang pemimpin.

‘’Masyarakat harus pandai memilih pemimpin. Karena ini akan menentukan masa depan kita lima tahun mendatang,’’ tambah pria yang mulai berkarir di dunia politik sejak era 80-an ini. (far/r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#Rachmat Hidayat #pdi perjuangan #pj kepala daerah