Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Official Akun Dinas PMPD Dukcapil di Facebook Diretas, Isi Kontennya JAV

Sanchia Vaneka • Kamis, 5 Oktober 2023 | 08:19 WIB

 

PARAH INI: Salah satu unggahan dari akun FB milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTB, yang menayangkan potongan video porno, Rabu (4/10)
PARAH INI: Salah satu unggahan dari akun FB milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTB, yang menayangkan potongan video porno, Rabu (4/10)


LombokPost-
Akun media sosial milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) diretas. ”Kami sudah coba lakukan report hari Minggu dan katanya akan di banned setelah 2x24 jam,” kata Kadis DPMPD Dukcapil Ahmad Nur Aulia saat dikonfirmasi, Rabu (4/10).

Dari penelusuran Lombok Post, peretasan tersebut terlihat dari konten yang diunggah. Tidak seperti konten pada akun resmi milik pemerintah, yang mengunggah kegiatan dinas, akun DPMPD Dukcapil NTB justru menunjukkan unggahan video syur.

Di akun resmi milik DPMPD Dukcapil NTB, terlihat terakhir kali mengunggah informasi kegiatan pemerintah pada 22 September 2023. Setelah tanggal tersebut, terdapat 14 unggahan video potongan film berbau pornografi selama 4 hari terakhir atau dimulai pada 1 Oktober 2023..

Aulia menceritakan terkait peretasan akun facebook official OPD yang dipimpinnya. Ia mengetahui adanya peretasan pada hari Minggu lalu. Dan pihaknya sudah melakukan report atau laporan ke pihak facebook sesuai dengan yang diarahkan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB. 

Dijelaskannya, peretasan tersebut bisa jadi disebabkan keamanan sandi facebook yang buruk. Serta admin yang mengelola akun juga lebih dari satu orang. ”Satu sandi bisa digunakan untuk banyak akun sosial media. Dan banyak admin yang pegang. Jadi kami tidak bisa mengetahui darimana sumbernya,” terangnya. 

Terkait hal tersebut, DPMPD Dukcapil NTB menjadikan ini pelajaran untuk lebih memahami cara kerja sosmed. Saat ini DPMD Dukcapil NTB memilih untuk membuat akun facebook baru lagi sebagai media informasi yang lebih steril.

Ia menyadari bahwa keberadaan facebook atau sosial media sangat krusial dalam penyebaran informasi. Jadi untuk itu diingatkan kembali kepada admin dan operator agar lebih hati-hati dan paham terkait media sosial. 

”Sekarang banyak cara orang menyusup lewat sosial media. Jadi cukup berhati-hati saja,” ucapnya.

Kepala Diskominfotik NTB Najamuddin Amy  mengingatkan untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan sosial media. Hal ini dikarenakan adanya salah satu akun sosial media Facebook milik DPMPD Dukcapil NTB terkena hack atau diretas. 

”Mereka sudah mengabarkan kami, dan memang perlu berhati-hati dalam penggunaan sosial media ini,” kata Najamuddin Amy saat ditemui diruangannya. 

Najam mengatakan akun sosial media setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) NTB berada di bawah kontrol internal masing-masing. Walaupun bersifat official akun tersebut menggunakan admin dari OPD itu sendiri. 

”Sosmed jadikan sebagai amplifikasi dan diseminasi informasi ke masyarakat dan antar OPD saja,” katanya. 

Diskominfo hanya berwenang dalam penanganan website milik OPD lingkup Pemprov NTB. Dengan standar pengamanannya tersendiri. Untuk hal ini ia menyarankan akun facebook tersebut lebih baik untuk dibanned. Kemudian membuat akun baru sebagai penggantinya agar lebih aman. 

”Kalau website nya yang dihack kita bisa langsung bantu pulihkan,” jelasnya. 

Ia menyarankan untuk tetap berhati hati dalam menggunakan sosial media. Juga tetap bijak dan waspada terhadap iklan, postingan, atau email tak terduga yang didapatkan dari akun. (cr-chi/r11) 

Editor : Akbar Sirinawa
#retas #JAV #konten #facebook #Pemprov NTB #update me