LombokPost-Satuan Brimob Polda NTB merayakan Hari Jadi Korps Brimob Polri ke-78, Kamis(16/11).
Perayaannya diisi dengan upacara, syukuran, dan simulasi menghadapi aksi teror di lapangan Satuan Brimob Polda NTB.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Brimobda NTB atas dharma bakti yang diberikan untuk daerah NTB. Dedikasi dan loyalitas para anggota telah banyak memajukan Satuan Brigade Mobil di daerah NTB,” kata Kapolda NTB Irjen Umar Faroq yang menjadi inspektur upacara.
Dalam perayaan korps pasukan elit Polri ini, simulasi penanganan teror dilaksanakan dalam suasana yang sangat mendebarkan.
Skenarionya, teroris melepaskan sebuah bom di kantor DPR.
Kemudian personel Brimob bergerak menangkap dan mengamankan teroris.
Mereka juga mengerahkan tim penjinak bom.
Setelah itu, bom yang sudah dibawa keluar dari kantor DPR diletakkan di area kosong di tengah lapangan.
Duarrr… Ledakan bom itu menggetarkan area sekitar.
Semua yang hadir di lapangan Satuan Brimob Polda NTB merasakan bagaimana situasi teror yang sebenarnya terjadi.
Aksi penanganan teror ini pun mendapat aplaus meriah.
Kapolda Irjen Umar Faroq mengatakan, tema HUT Korps Brimob ke-78 “Negara Aman Menuju Indonesia Maju” berkaitan dengan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dalam pembangunan serta pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
Karenanya, keberadaan Brimob sebagai pasukan elit Polri diharapkan dapat mendukung kemajuan bangsa dan negara secara umumnya.
“Brimob di NTB tentu akan membantu tugas berat kepolisian yang semakin hari semakin meningkat seiring perkembangan zaman dan teknologi,” kata Irjen Umar.
Khususnya yang berkaitan dengan penanganan masalah-masalah yang bersifat kontijensi.
Penyelesaian tantangan stabilitas kamtibmas tidaklah mudah untuk diwujudkan.
Namun dengan jiwa korsa yang dimiliki, Irjen Umar yakin Korps Brimob mampu melaksanakan tugas dengan baik.
Di usia ke-78, kapolda berharap seluruh anggota Brimob Polda NTB tetap menjunjung tinggi harkat dan martabat lembaga.
“Selamat ulang tahun ke-78 Korps Brimob Polri, semoga semakin hari keberadaannya semakin dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.
Sementara Komandan Satuan Brimob Polda NTB Kombespol Komaruzzaman menjelaskan, upacara dan syukuran HUT ke-78 Korps Brimob Polri yang dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur para anggota.
Sejak pertama kali dibentuk, banyak hal yang telah diperbuat untuk negara dan rakyat.
“Acara peringatan seperti ini akan menjadi penting untuk memotivasi diri sehingga ke depan Brimob Polri, khususnya Brimobda NTB akan semakin banyak yang diperbuat untuk kemajuan rakyat dan daerah NTB,” ucapnya.
Ia memaparkan ada tiga tugas pokok Brimob membantu tugas-tugas pokok kepolisian yang bersifat kontijensi.
Mulai dari penyelesaian konflik di tengah masyarakat, penanganan bencana alam, dan penanganan teroris atau aksi teror.
“Brimobda NTB siap dan siaga untuk melaksanakan tugas tersebut,” tegasnya.
Kombes Komaruzzaman menyampaikan, saat ini jumlah personel Brimob Polda NTB 1.302 orang.
Mereka tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB.
Jumlah tersebut bila disesuaikan dengan Sprint anggota yang mencapai 2.200 anggota tentu belum seimbang.
Tetapi sejauh ini, pihaknya belum menemui kendala dalam menjalankan tugas.
“Untuk mempermudah penanganan suatu masalah Brimobda NTB membagi wilayah NTB menjadi tiga zona, yaitu A, B, dan C yang terintegrasi dengan satuan wilayah (polres) di masing-masing kabupaten/kota,” terangnya. (ton/r1)
Editor : Marthadi