LombokPost-Kondisi keamanan di wilayah Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), semakin kondusif.
“Saya di sini sejak tahun 2018 sebagai kades. Semenjak saya menjabat, tidak pernah ada kejadian curanmor, curas, atau begal di Sekaroh,” ungkap Kepala Desa Sekaroh Mansur.
Diakuinya, sebelum dirinya menjabat, sering terjadi tindak kriminal di wilayah selatan Lotim ini.
Namun, saat ini, kondisinya sudah jauh berbeda. Berkoordinasi dengan Kepala Dusun dan sejumlah tokoh masyarakat, ia memberi atensi penuh terhadap keamanan. Khususnya bagi wisatawan yang datang ke Pantai Pink, Tanjung Bloam, Pantai Tangsi, Pantai Penyisok, dan beberapa destinasi wisata di desa ini.
“Kami pastikan pengunjung aman (terutama ke Pantai Pink). Jam berapa pun pengunjung keluar masuk tidak pernah ada kejadian curas, curanmor, atau begal sejak 2018 sampai 2023 ini,” tegasnya.
Apalagi, saat ini ia menyebut ada 60 orang warga Desa Sekaroh yang direkrut oleh PT Eco Solution Lombok (ESL) sebagai pekerja.
Mereka sedang membangun kawasan ekowisata di area Hutan Lindung Sekaroh yang tak jauh dari Pantai Pink.
Sehingga dengan tersedianya lapangan pekerjaan ini, otomatis angka pengangguran berkurang. Berdampak pada tingkat kriminalitas yang juga pasti menurun.
“Jadi anak-anak muda ini kegiatannya terkontrol. Mudahan investor lain juga nanti bisa didorong oleh bupati untuk datang kemari,” harapnya.
Pj Bupati Lotim HM Juaini Taofik menegaskan framing tentang Sekaroh dan Jerowaru sudah saatnya diubah.
Ia memastikan investor bisa aman dan nyaman berinvestasi di wilayah ini.
“Saat ini seperti dijelaskan pak kades, sudah tidak ada lagi kejadian tindak kriminal di sini dari tahun 2018 sampai sekarang,” katapria yang pernah menjadi camat Jerowaru ini.
Ini yang menurutnya harus dicatat dan diketahui masyarakat luas.
Kondisi Sekaroh dan Jerowaru secara umum sudah sangat jauh berbeda.
Seiring dengan kesadaran masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran sejumlah destinasi wisata di wilayah ini.
“Jadi kami berharap teman-teman media bisa menyampaikan bahwa semua destinasi wisata yang ada di Sakaroh ini aman dikunjungi,” tandas Taofik. (ton/r1)
Editor : Marthadi