LombokPost-Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo melantik jajaran pengurus Majelis Dzikir Al-Ittihad Perindo periode 2023-2028 di bawah kepemimpinan Dr TGH Najmul Ahyar dan Ketua Dewan Pembina Dr TGB Muhammad Zainul Majdi
Dikutip dari akun IG TGB HM Zainul Majdi, Majelis Dzikir Al-Ittihad Perindo dikatakan merupakan sayap Partai Perindo yang berjuang untuk kebaikan bangsa dan negara, khususnya kesejahteraan umat muslim
Kehadiran Majelis Dzikir Al-Ittihad Perindo melengkapi sayap-sayap Partai Perindo sebelumnya seperti Kartini Perindo, Pemuda Perindo, RPA Perindo, Baja Perindo, Gerkindo dan masih banyak lagi
“Majelis Dzikir Al-Ittihad Perindo merupakan bagian daripada Sayap Perindo yang berjuang demi kebaikan bangsa dan negara. Khususnya umat muslim yang terkait dengan pondok pesantren dan stakeholder-nya,” tegas Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.
Najmul Ahyar mengatakan terbentuknya Majelis Dzikir Al-Ittihad Partai Perindo menegaskan bahwa Perindo ini merupakan partai nasionalis-religius.
“Ya, dimana pemikiran-pemikiran tentang kebangsaan dan tentang keberagamaan seperti satu tarikan napas, tidak bisa dipisahkan” kata Najmul Ahyar
Sekitar 30-an pengurus terdiri dari para Doktor, Tuan Guru, Masyaikh, para Kyai dari berbagai daerah bergabung menjadi pengurus Majelis Dzikir Partai Perindo.
Dr TGH. Najmul Ahyar adalah Bupati Lombok Utara periode 2016-2021. Di masa kepemimpinannya, kabupaten termuda di Provinsi NTB ini mengalami masa keemasan.
Ada berbagai kebijakan yang berpihak bagi rakyat kecil, di antaranya beasiswa dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
Keberpihakannya melindungi usaha rakyat kecil dari persaingan bebas dengan ritel modern. Begitu pula di bidang kesehatan melalui program ambulans desa dan dokter desa. (hiu)