LombokPost-Ribuan pohon mangrove ditanam di pesisir Pantai Amahami, Kota Bima pada Senin (22/1). Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT ke-43 Pemuda Panca Marga.
Penanaman yang dilakukan di wilayah Kodim 1608/Bima, dipimpin langsung Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti. ”Total ada 3.000 bibit mangrove yang kami tanam,” kata Brigjen Agus.
Penanaman mangrove ini merupakan salah satu upaya TNI AD menyatu dengan alam. Untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pantai dan mengatasi kerusakan lingkungan. ”Mangrove memiliki peran penting dalam pemulihan ekosistem pesisir dan konservasi keanekaragaman hayati,” jelasnya.
Danrem berharap melalui penanaman mangrove, akan terbentuk kesadaran bagi masyarakat dan generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Terutama di wilayah pesisir pantai guna keberlangsungan hidup manusia.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penanaman mangrove diharapkan semua pihak bisa berpartisipasi aktif. Tidak hanya sekadar melakukan penanaman saja, tapi hingga ikut memelihara dan menjaga mangrove.
Kata Danrem, penanaman mangrove bisa memberikan manfaat baik untuk lingkungan. Sehingga penting bagi para pihak, dari pemerintah hingga ke masyarakat pesisir, agar terus menjaga kelestarian alam. Ikut menjadi bagian dari perubahan yang positif.
”Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan alam agar anak cucu kita dapat menikmatinya seperti yang kita nikmati sekarang,” tandasnya. (r11)
Editor : Akbar Sirinawa