“Terutama distribusi ke wilayah yang susah dijangkau transportasi umum. Maka Polda NTB siap membantu KPU untuk mendistribusikannya,” kata Kapolda NTB Irjen Umar Faroq saat berkunjung ke kantor KPU NTB, Senin (29/1).
Dalam kunjungannya, kapolda mengatakan, distribusi logistik menjadi salah satu faktor penentu suksesnya pelaksanaan pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
Perwira tinggi Polri bintang dua ini menegaskan, komunikasi dan koordinasi yang dilakukan sebagai upaya kepolisian menyukseskan penyelenggaraan pemilu.
Pihak KPU sendiri menyampaikan seluruh tahapan yang telah dilakukan hingga menjelang pelaksanaan pemilu. Termasuk rekapitulasi perolehan suara.
“Sistem rekapitulasi ini tentu berbeda dengan yang sebelumnya,” ucap kapolda.
Terkait situasi kamtibmas di Provinsi NTB, kapolda mengatakan saat ini dalam kategori sangat kondusif.
Meski demikian, Polda NTB bersama seluruh polres jajaran tetap melakukan upaya antisipasi.
”Kami berharap dan memiliki keinginan yang sama dengan KPU bahwa Pemilu 2024 dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” katanya.
Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kapolda NTB dan rombongan yang telah lebih dulu datang bersilaturahmi dengan komisioner yang dilantik pada 22 Januari 2024 lalu.
“Kami sudah mengagendakan kunjungan ke kapolda NTB setelah dilantik sebagai komisioner KPU NTB, namun ternyata kapolda NTB lebih dulu mengunjungi kami. Terima kasih pak kapolda,” ucapnya.
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam pertemuan tersebut adalah persoalan yang bersifat mitigasi. Terutama pendistribusian logistik.
Kemudian dalam tahapan kampanye yang masih tersisa 11 hari lagi, hingga pada tahap pemungutan dan perhitungan suara.
KPU bersyukur dan berterima kasih pada Polda NTB terkait kesiapannya membantu pendistribusian logistik.
Apalagi pihak KPU mengalami kendala dalam pendistribusian di daerah perairan.
“Pada prinsipnya KPU akan bersinergi dengan Polda NTB dalam mengantisipasi permasalah yang muncul terkait pelaksanaan pemilu ini,” kata Khuwailid. (ton/r1)
Editor : Marthadi