Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gelar Halalbihalal, IKBK NTB Kuatkan Persatuan Warga Suku Minangkabau di Bumi Gora

Yuyun Kutari • Senin, 29 April 2024 | 11:25 WIB
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi didampingi Senator DPD RI Evi Apita Maya disambut dengan tradisi khas Minangkabau, di acara Halalbihalal yang digelar IKBK NTB, di Mataram, Minggu (28/4).
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi didampingi Senator DPD RI Evi Apita Maya disambut dengan tradisi khas Minangkabau, di acara Halalbihalal yang digelar IKBK NTB, di Mataram, Minggu (28/4).

LombokPost-Masih dalam momentum suasana silaturahmi Syawal pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Ikatan Keluarga Bundo Kanduang (IKBK) NTB, menggelar halalbihalal dengan seluruh sanak kerabat dan keluarga Suku Minangkabau Sumatera Barat (Sumbar) yang kini menjadi bagian dari masyarakat NTB.

Acara yang terpusat di gedung IKBK Kota Mataram, dihadiri Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi, Senator DPD RI Evi Apita Maya, dan lainnya.

”Kami menyambut baik acara halalbihalal ini, karena ini lebih dari sekadar silaturahmi. Melainkan juga untuk memperkuat kerukunan masyarakat di NTB, yang terdiri dari berbagai suku dan adat,” tegas Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, Minggu (28/4).

Sebagai bukti, Gita di kesempatan itu, melantunkan tembang khas Suku Sasak Lombok, bahwa daerah yang dipimpinnya membuka diri untuk menyambut kehadiran warga Suku Minangkabau sebagai bagian dari masyarakat NTB.

”Positif sekali kita bisa bersilaturahmi. Kita selaku tuan rumah menyambut 10 jari tangan terbuka menyambut mereka yang hadir ibarat lebah, karena lebah tidak pernah mematahkan lahan yang dihinggapinya. Lebah pun mengambil sari pati dari sekitarnya namun memberi manfaat baik bagi semua,” terang pria asal Lombok Tengah (Loteng) itu.

Baca Juga: Mandalika Mantap Jadi Tuan Rumah Balap Mobil Usai Gelar JDM Funday Mandalika Time Attack 2024

Halalbihalal yang dilaksanakan ini, sangat sesuai dengan syariat agama yang mengajarkan, hubungan persaudaraan disatukan melalui berbagai jalan.

Apalagi sudah sejak lama, warga Minang telah berumpun tinggal dan memberi kontribusi untuk daerah.

”Secara syariat kita juga dipersatukan dengan ukhuwah islamiah maka tidak ada berjarak antara bundo kanduang dengan Sasak,” pungkasnya.

Terselenggaranya kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi.

Seperti yang diketahuinya, eksistensi IKBK di NTB memiliki sejarah panjang, dan bahkan turut serta dalam sejarah perkembangan NTB khususnya Kota Mataram.

Baca Juga: 9.000 Pengunjung Ramaikan Daihatsu Kumpul Sahabat, 21 Klub Mobil Berpartisipasi

Sehingga ia berharap agar kekompakan ini tetap dijaga, khususnya ketika berbaur dengan masyarakat dari berbagai suku di NTB.

Didi sendiri sejak menjadi pelajar hingga mahasiswa, banyak berinteraksi dengan tokoh-tokoh Minang.

”Dan kebetulan sebagian besarnya adalah tokoh Partai Golkar, oleh karenanya, keberadaan keluarga Minang di sini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat NTB,” kata dia.

Senator DPD RI Evi Apita Maya yang juga menjadi bagian dari keluarga besar Suku Minang mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan nilai silaturahmi.

Dimana yang sebelumnya karena tinggal di daerah yang sama di NTB, namun tidak saling mengenal.

Kini yang terjadi sebaliknya, semua dapat saling bersilaturahmi satu sama lain.

”Dengan adanya pertemuan ini, yang sebelumnya tidak saling kenal kini bisa bersilaturahmi langsung. Saat ini banyak orang Minang yang sudah berumah tangga dengan masyarakat Sasak Lombok, Sumbawa dan Bima,” ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Inovasi dan Kreativitas, Pullman Lombok Hadirkan 20 Makanan Baru

Secara keanggotaan, masyarakat Suku Minangkabau yang tergabung dalam IKBK di NTB mencapai 1.500 orang, yang dipimpin H Edward selaku ketua Umum dan Datuak Sati Fetra Ezimon selaku ketua Pembina IKBK NTB.

Namun diketahui berdasarkan sebaran dan banyak yang telah mengikat hubungan keluarga secara turun temurun dengan warga di NTB, keluarga besar Minang di daerah ini mencapai lebih dari 3.000 orang.

Tak lupa, Ketua Pelaksana Kegiatan Melson Mansyur mengatakan tarian tradisional juga sengaja disematkan di tengah acara sehingga membuat suasana kekeluargaan yang kuat selama kegiatan berlangsung. (yun/r11)

 

Editor : Kimda Farida
#minangkabau #halalbihalal #Bumi Gora