LombokPost-Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) NTB terus melakukan berbagai kebijakan dalam rangka menangani infrastruktur jalan di wilayah NTB.
Selain penanganan atau perbaikan jalan provinsi dan jalan nasional, Dinas PUPR NTB juga melakukan kajian untuk peningkatan status jalan provinsi menjadi jalan nasional yang didanai APBN.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas PUPR NTB Ir. H. Hasim, MT saat menerima kunjungan kerja Komisi D (Bidang Perencanaan, Pembangunan, dan Infrastruktur) DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pengga Dinas PUPR NTB itu, Sekdis PUPR NTB yang didampingi Bidang Bina Marga juga membahas mengenai dukungan pembangunan jalan nasional dan proyek strategis nasional di Provinsi NTB.
“Pembahasan juga berkaitan dengan program pembangunan jalan dan permasalahan yang dihadapi dalam penanganan pembangunan jalan provinsi maupun jalan nasional oleh Pemprov NTB,” katanya.
Infrastruktur Strategis
Pemerintah pusat telah memprioritaskan penganggaran untuk fokus pada pembangunan infrastruktur. Hal ini sesuai dengan Undang Undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah yang mewajibkan penganggaran infrastruktur sebesar 40 persen hingga tahun 2027.
“Prioritas penganggaran tersebut meliputi infrastruktur pelayanan dasar, perkotaan, pariwisata, ketahanan pangan, transformasi tata kelola pemerintahan, fasilitas pelayanan publik, dan infrastruktur optimalisasi rantai nilai,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB Dr Iswandi, M.Si saat Lokakarya Pemetaan Perencanaan Kebutuhan Infrastruktur Daerah di Mataram.
Sementara itu, Pemprov NTB juga telah menetapkan rencana pembangunan infrastruktur strategis yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2025-2045.
Infrastruktur strategis tersebut meliputi pembangunan Global Hub Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara. Proyek tersebut sudah lama menjadi gagasan besar pemerintah karena memiliki prospek untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan daerah.
Selain Global Hub, Pemprov NTB juga merencanakan pembangunan Sport Center untuk mendukung pelaksanaan event Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON 2028, Pemprov NTB harus menyiapkan fasilitas olahraga bertaraf nasional dan internasional sesuai dengan standar yang ditentukan.
Pemprov NTB juga merencanakan pembangunan jalan poros utara-selatan Lombok. Jalur ini rencananya akan dibangun dari wilayah Sesaot, Narmada menuju wilayah utara dan dari wilayah Gunungsari ke utara.
Selain itu, Pemprov NTB juga terus memperjuangkan pembangunan jalan yang menghubungkan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat dan Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Jalur ini dinilai sangat penting dalam rangka mengatasi kemacetan serta mendukung transportasi barang dan orang.
Pembangunan infrastruktur strategis juga akan difokuskan untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi, pariwisata, jasa, industri, pertanian, dan perikanan.
Tersedianya infrastruktur jalan juga mendukung pelaksanaan berbagai event nasional dan internasional di NTB, yang telah menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata.
Keberadaan Sirkuit Mandalika dan event MotoGP termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika membutuhkan infrastruktur jalan yang memadai. Sehingga para pengunjung yang hadir mendapatkan kesan yang baik karena merasa nyaman. (lil)
Editor : Haliludin