LombokPost-Event Motocross Grand Prix (MXGP) Indonesia 2024 seri ke-11 yang digelar di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram, Provinsi NTB pada 6-7 Juli berlangsung sukses. Hal ini terlihat dari sisi penyelenggaraan, ekonomi, dan pariwisata.
Chairman MXGP Indonesia 2024 Dr H Zulkiefilmansyah, SE.M.Sc atau Bang Zul mengatakan, tujuan digelarnya event MXGP Indonesia 2024 memang bukan saja sukses secara penyelenggaraan.
“Namun yang tak kalah penting adalah bagaimana event tersebut memberikan dampak positif bagi Provinsi NTB dan berbagai sektor kehidupan masyarakat,” kata Bang Zul.
Dijelaskan, berdasarkan hasil evaluasi, secara penyelenggaraan event tersebut berjalan sesuai harapan. Begitu juga secara ekonomi bagi masyarakat, khususnya UMKM telah ikut mendapatkan dampak positif terhadap event tersebut.
Sementara di bidang pariwisata, event tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap pengusaha dan masyarakat yang menggeluti usaha sektor pariwisata.
“Dan yang tak kalah penting, event MXGP telah mengharumkan nama Indonesia, khususnya Provinsi NTB di kancah internasional,” kata Bang Zul.
Diapresiasi Ketua Umum IMI
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi suksesnya event MXGP 2024 yang digelar di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram.
Menurut Bamsoet, kesuksesan tersebut bisa dilihat mulai dari kesiapan sirkuit dengan standar yang ditentukan, penyambutan pembalap, fasilitas pembalap dan kru, hingga selama event berlangsung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB Tri Budi Prayitno mengatakan, Provinsi NTB telah menunjukkan kemampuannya dalam penyelenggaraan event berkelas internasional sehingga menjadi perhatian dunia.
“Alhamdulillah, NTB mampu menggelar MXGP. Hal ini menunjukkan Indonesia khususnya NTB menjadi atensi dunia,” katanya saat menghadiri rangkaian MXGP yang berlangsung di Teras Udayana, Mataram.
Pemerintah daerah berharap, event MXGP dapat memberikan manfaat yang positif terhadap berbagai sektor termasuk bagi masyarakat. "Sukses dalam penyelenggaraan, sukses dalam segi perekonomian, dan sukses dalam pencitraan yang ditunjukkan kepada dunia," katanya.
Asisten II Kota Mataram Lalu Martawang, M.Si mengatakan, Pemkot Mataram mendukung penuh penyelenggaraan event MXGP di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram. “Pemkot Mataram berterima kasih atas terselenggaranya event MXGP di Lombok,” katanya.
Puluhan Ribu Penonton
Sementara itu, selama rangkaian penyelenggaraan MXGP Indonesia 2024, tercatat puluhan ribu orang memadati area Sirkuit Selaparang tempat event berlangsung.
Sejak awal, masyarakat memadati areal Sirkuit Selaparang untuk menyaksikan aksi para pembalap. Hingga ikut larut menyaksikan pentas hiburan sebagai rangkaian akhir penyelenggaraan MXGP Indonesia seri 1.
Menurut panitia penyelenggara, jumlah penonton keseluruhan yang hadir di areal Sirkuit Selaparang mencapai 30 ribu lebih.
Direktur PT Samota Enduro Gemilang (SEG) Diaz Rahmah Irhani mengatakan, sebuah kebanggaan bagi penyelenggara yang terdiri atas anak-anak muda atas suksesnya event tersebut.
Menurut Diaz, kehadiran puluhan ribu masyarakat di Sirkuit Selaparang menjadi bukti bahwa gelaran MXGP 2024 kali ini disambut hangat masyarakat NTB.
Bahkan untuk penjualan tiket seri 1 sudah sesuai target yakni 30 ribu lembar. Dan seri 2 nanti juga ditarget 30 ribu tiket.
“Tentu kami berbangga sekali, diberikan kesempatan untuk mengorganisir event internasional sekelas MXGP,” katanya.
Dijelaskan Diaz, pihaknya akan tetap berusaha untuk memastikan event MXGP, khususnya seri 2 yang akan digelar 6-7 Juli lebih sukses dari seri 1.
“Untuk mengisi jeda waktu antara seri 1 dan seri 2 juga akan diselenggarakan side event yang diisi oleh komunitas-komunitas, siswa-siswi sekolah, dan tentunya UMKM,” katanya.
Diharapkan kegiatan tersebut menjadi sebuah festival rakyat yang benar-benar berdampak pada perekonomian dan pengembangan kreativitas anak-anak muda di Provinsi NTB.
Berkah bagi UMKM
Ratusan pelaku UMKM di Provinsi NTB ikut mendapatkan berkah dari gelaran MXGP di Sirkuit Selaparang. Mereka menyajikan berbagai macam makanan khas NTB hingga cenderamata untuk penonton yang datang.
Para pelaku UMKM ini menjajakan lapak dan stand mulai dari pintu masuk sirkuit hingga arena utama. Seperti puluhan UMKM di bawah binaan Pemkot Mataram hingga sejumlah brand kuliner NTB yang buka stand di areal sirkuit.
Para pelaku UMKM ini mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan penyelenggaran yang telah melibatkan para pelaku UMKM dalam event MXGP secara gratis.
Dalam catatan panitia, terdapat sekitar 250 UMKM yang mendapatkan stand untuk berjualan di area Sirkuit Selaparang. Mulai dari pintu masuk, luar area panggung hiburan, dalam area panggung hiburan, dan di sekitar kawasan eks Bandara Selaparang.
“Event MXGP berlangsung selama 9 hari yakni 29 Juni hingga 7 Juli. Jadi para pelaku UMKM memiliki waktu yang cukup lama untuk berjualan,” katanya.
Parade dan Wisata Pembalap
Menyambut event MXGP 2024, para pembalap mengikuti parade dari Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) menuju Teras Udayana Mataram. Mereka menggunakan sepeda ontel dan kendaraan tradisional cidomo.
Selanjutnya, di Teras Udayana para pembalap disambut dengan menaiki jaran kamput yang merupakan salah satu kesenian tradisional Lombok, diiringi dengan musik tradisional Gendang Beleq.
Masyarakat sangat antusias menyaksikan euforia event MXGP dan melihat dari dekat para pembalap yang akan berlaga di Sirkuit Selaparang.
“Parade rider ini merupakan rangkaian dari praevent menuju balapan MXGP,” kata Diaz Rahmah Irhani.
Menurut Diaz, dengan melibatkan 24 pembalap MXGP dan 22 pembalap MX2 yang berasal dari 22 negara menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya NTB di mata dunia.
Keberadaan para pembalap dan kru, termasuk penonton ini tentu telah berdampak langsung terhadap sektor pariwisata Provinsi NTB.
Apalagi mereka akan tinggal cukup lama di Provinsi NTB karena MXGP berlangsung selama dua seri di Sirkuit Selaparang.
Menurut Diaz, pihaknya sudah mencatat sekitar 300 visa untuk tim dan pembalap. Jumlah tersebut diluar stakeholder internasional yang bakal hadiri MXGP 2024 di Lombok.
Para pembalap dan kru tentu mendapatkan fasilitas dan akomodasi hotel. Selama event MXGP 2024, para pembalap dan kru, termasuk penonton akan berlibur di Lombok dan Sumbawa.
“Bahkan, informasinya sebagian besar pembalap dan tim akan mengunjungi Gili Trawangan, Meno dan Air serta Teluk Saleh, Sumbawa,” katanya.
Kehadiran pembalap dan kru serta penonton ini tentu akan membangkitkan pariwisata dan ekonomi masyarakat. Karena selain berlibur, tentu mereka juga akan berbelanja produk UMKM masyarakat lokal. (*)
Editor : Haliludin