LombokPost-Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Gerbang NTB Emas (GNE) diagendakan pada pekan depan.
Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi NTB Lalu Wirajaya Kusuma mengungkapkan mundur dari rencana sebelumnya. Kegiatan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung paling lambat akhir Juni.
”InsyaAllah RUPS-nya akan berlangsung minggu depan," terangnya.
Dia tidak menjelaskan secara pasti, apa alasan mundurnya RUPS tersebut.
Bahkan saat ditanya, apakah itu disebabkan adanya pergantian Pj Gubernur NTB dari Lalu Gita Ariadi ke Hassanudin, karena bagaimanapun, Pemprov NTB merupakan pemegang saham mayoritas dari BUMD tersebut.
Pastinya, kata dia, Pemprov NTB saat ini telah siap menggelar RUPS PT GNE, termasuk hasil audit keuangan perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan Kantor Akuntan Publik (KAP).
Juga kinerja direksi periode 2019-2024 yang harus menjalani audit.
”Mereka sudah susun laporannya, dan itu semua akan disampaikan nanti saat RUPS," jelas dia.
RUPS yang digelar Pemprov NTB sebagai pemegang saham mayoritas adalah RUPS tahunan.
Agendanya nanti, membahas hasil audit dari KAP, evaluasi kinerja untuk tahun 2023, dan mendengar pertanggungjawaban dari direksi.
Sekaligus di kegiatan itu, pemprov akan menentukan nasib direksi periode 2019-2024, apakah ada perombakan manajemen secara total.
Sehingga diprediksi muncul opsi, jabatan mereka akan diperpanjang atau diberhentikan.
Pemprov NTB mengatensi hal ini, lantaran masa bakti para direksi selesai di akhir Juni lalu. Saat ini, Ichsanul Wathoni telah ditunjuk sebagai Plh Direktur Utama PT GNE.
Misal, keputusannya ada perombakan manajemen total, pemprov tetap berpedoman pada Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang PT GNE.
”Terhadap jabatan direksi ini, belum bisa dipastikan, apakah seluruh jajarannya akan dirombak, dirombak sebagian atau dipertahankan, semuanya tergantung dari keputusan bapak pj gubernur," tandasnya. (yun/r11)
Editor : Kimda Farida