Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

UT Jadi Tuan Rumah Sidang Paripurna MSA PTN-BH 2024 di Lombok

Hamdani Wathoni • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 20:20 WIB
Ketua MSA PTN-BH Prof. Ir. Edy Rianto M.Sc. Ph.D.IPU, Rektor UT Prof Ojat Darojat M.Bus. Ph.D, Ketua Senat Akademik UT Prof Dr. Chanif Nurcholis M.Si, Wakil Ketua MSA Prof. Dr.  Ir. Ganjar Kurnia.
Ketua MSA PTN-BH Prof. Ir. Edy Rianto M.Sc. Ph.D.IPU, Rektor UT Prof Ojat Darojat M.Bus. Ph.D, Ketua Senat Akademik UT Prof Dr. Chanif Nurcholis M.Si, Wakil Ketua MSA Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia.

LombokPost- Keberadaan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) di tengah-tengah masyarakat sangat berdampak bagi kemajuan Indonesia dalam pendidikan tinggi.

Peran perguruan tinggi dalam mengakselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat perlu didukung peningkatan mutu akademik dari masing-masing PTN-BH di Indonesia.

Ini yang kemudian mendorong semua anggota PTN-BH perlu berkumpul menggalang kerja sama untuk merumuskan nilai bersama dalam rangka meningkatkan kualitas dan rekognisi internasional, merumuskan strategi kualitas akademik terkait pembentukan karakter SDM bangsa.

Selaras dengan hal tersebut, Universitas Terbuka (UT) sebagai salah satu PTN-BH di Indonesia tentunya terus berkomitmen dalam memberikan kontribusi dan kebermanfaatan untuk masyarakat melalui upaya peningkatan kualitas akademik pendidikannya.

“Sebuah kehormatan bagi kami tahun ini, UT dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik (MSA) PTN-Badan Hukum tahun 2024,” jelas Rektor Universitas Terbuka Prof Ojat Darojat, M.Bus. Ph.D.

Kesempatan ini menjadi momentum untuk UT agar semakin dikenal oleh komunitas perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Gelaran Sidang Paripurna MSA ini menjadi ajang yang sangat relevan untuk mengatasi tantangan pendidikan tinggi.

Tema yang diangkat dari Sidang Paripurna MSA PTN-BH 2024 adalah “Arah dan Strategi Penelitian di Indonesia”.

Sidang paripurna ini diselengarakan selama empat hari sejak Jumat hingga Senin (9-12/8) di Merumatta Hotel Senggigi, Lombok Barat.

“Tujuan ke depan yang akan dicapai adalah dalam rangka meningkatkan kapasitas penelitian, baik melalui penguatan kelembagaan, peningkatan anggaran, maupun pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkelas dunia,” lanjut Rektor UT.

Delegasi per SA PTN-BH dapat meliputi Ketua SA PTN-BH, Sekretaris SA Universitas (SAU), Ketua atau Sekretaris Komisi SAU, serta ditambah satu staf pendamping. Acara akan dibuka oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D.

Kemudian sesi laporan oleh Ketua SA UT, Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., dilanjutkan sesi sambutan oleh Prof. Ir. Edy Rianto, M.Sc., Ph.D., IPU sebagai Ketua MSA PTN-BH.

Kemudian sambutan oleh Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc. sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek).

Adapun delegasi utama acara Sidang Paripurna MSA PTN-BH 2024 ini adalah para Ketua Senat 21 PTN-BH di Indonesia yaitu Ketua Senat Akademik Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, IPB University, Institut Teknologi Bandung, Universitas Sumatra Utara, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Padjadjaran.

Kemudian ada Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Terbuka (host), Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Syiah Kuala.

Ketua Senat Akademik UT Prof Dr. Chanif Nurcholis M.Si Dengan menambahkan, dengan terselenggaranya Sidang Paripurna MSA PTN-BH 2024 ini, diharapkan akan membuat layanan proses penyelenggaraan pembelajaran tiap PTN-BH semakin berkualitas.

“Setelah kita gabung ini, kita harapkan penelitian yang dilakukan nanti kiprah nyatanya dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya dalam skala nasional, melainkan sampai kancah internasional,” ucapnya.

Ia menambahkan, melalui tema MSA saat ini, semua PTN-BH berkeyakinan mampu bersama-sama meningkatkan mutu akademik pendidikan tinggi dan reputasi internasionalnya.

“Di Indonesia, kita punya BRIN dan Bappenas. Pada forum ini, kami mencoba mengkolaborasikan dan mengkoordinasikan suypaya kekuatan riset kita mengarah pada satu titik untuk mengarah kepada kemakmuran,” tegasnya.

Ketua Majelis Senat Akademik PTN-BH Prof. Ir. Edy Rianto M.Sc. Ph.D.IPU menambahkan jika ini muaranya adalah memajukan peradaban manusia yang lebih baik.

Karena hasil rembuk dalam kegiatan ini akan dibawa masing-masing ke perguruan tinggi dan diimplementasikan.

Terakhir, Wakil Ketua Majelis Senat Akademik PTN-BH Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA memaparkan jika sesuai tema arah dan strategi penelitian, menyamakan persepsi dalam penelitian harus disamakan. Mengingat saat ini penelitian yang dilakukan masih random.

“Kita ingin bagaimana membangun penelitian yang selaras dengan pembangunan nasional. Agar bisa merumuskan kebutuhannya apa saja sehinga penelitian yang dilakukan bisa benar-benar mewujudkan Indonesia emas tahun 2050,” pungkasnya. (ton)

Editor : Kimda Farida