Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Industri Pariwisata Bantu Pemkot Batu Malang Tekan Angka Kemiskinan

Yuyun Kutari • Jumat, 13 September 2024 | 07:15 WIB
PERKUAT SINERGI: Forum Wartawan Pemprov NTB berdiskusi dengan perwakilan Disparta Kota Batu mengenai pengembangan sektor pariwisata, Kamis (12/9).
PERKUAT SINERGI: Forum Wartawan Pemprov NTB berdiskusi dengan perwakilan Disparta Kota Batu mengenai pengembangan sektor pariwisata, Kamis (12/9).

LombokPost-Sektor pariwisata membawa dampak positif yang signifikan, terhadap perputaran ekonomi masyarakat Kota Batu, Jawa Timur. Sehingga diklaim berdampak pada menurunnya angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Dwi Nova Andriani, saat menerima kunjungan kerja Forum Wartawan Pemprov NTB bersama Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda NTB, di Kota Batu, Kamis (12/9).

”Kalau angka kemiskinan, syukur Alhamdulillah dibandingkan dengan 37 kabupaten dan kota di Jatim lainnya, kami sudah di atas rata-rata, dan ini berasal dari pengembangan sektor pariwisata," jelas dia.

Ia mencontohkan, di Desa Oro Oro Ombo di Kota Batu, letaknya sangat dekat dengan Jatim Park 2.

Ini tempat rekreasi atau destinasi wisata berkonsep taman yang dipadukan dengan taman edukasi yang dibuat pihak swasta.

Ternyata dari kehadiran Jatim Park 2 tersebut, membuat pemerintah desa dan masyarakat bergerak berbenah diri dengan menjadikan kawasan Oro Oro Ombo sebagai salah satu lokasi homestay di Kota Batu.

Selain itu, ia juga mencontohkan pengembangan desa wisata Desa Sumberejo.

Daerah ini terletak di Gunung Banyak. Karakteristiknya adalah desa pertanian sayuran yang populer dengan bentang alam yang unik.

Lokasi desa yang asri dengan pemandangan Gunung Arjuno, Banyak, dan Panderman menambah pesonanya sebagai tempat tujuan wisata.

Selain itu, fasilitas penginapan dan homestay tersedia di Desa Sumberejo.

Nova mengatakan bahwa perhatian terhadap pengembangan sektor pariwisata Kota Batu selama ini, bukan hanya menjadi tugas Disparta semata, juga bekerja sama dengan lintas OPD.

Paling penting, pastinya inisiatif dari masyarakat itu sendiri. Mereka mau belajar.

Contohnya, pada saat pencetusan program pengelolaan homestay, masyarakat semangat mengikuti pelatihan hospitality atau yang berkaitan dengan kepariwisataan.

Saat ini, pengembangan sektor pariwisata di Kota Batu didukung oleh lebih dari 80 calendar of event (CoE).

Ini semua untuk menarik kunjungan wisatawan, baik itu yang berasal dari Jatim sendiri, nusantara dan mancanegara.

Tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan di Kota Batu mencapai 10 juta orang, dan tahun ini ditargetkan menjadi 11 juta orang.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Pemprov NTB Marham mengatakan penting dalam kunjungan kerja bersama Biro Adpim Setda NTB ini, media turut mempelajari dan mengetahui seperti apa kebijakan dari Pemkot Batu dalam mengembangkan sektor Pariwisata, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (yun/r11)

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#jawa timur #kemiskinan #NTB (beritantb) - Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) di Mataram #kota batu #Pariwisata