LombokPost-Pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Meninting, Lombok Barat (Lobar) lagi-lagi molor.
Mulai dari target peresmian Agustus lalu, kemudian mundur ke semester kedua tahun ini di September atau Oktober. Namun mundur lagi menjadi Desember nanti.
“Kita sudah adendum perpanjangan sampai Desember 2024,” kata PPK Bendungan Meninting Lalu M Asgar kepada Lombok Post, Rabu (30/10).
Asgar menjelaskan, adanya adendum perpanjangan tersebut, pihak pusat menargetkan Bendungan Meninting tersebut harus rampung pada akhir Desember ini.
Berdasarkan data pihaknya, progres fisik Bendungan Meninting per 29 Oktober ini sudah mencapai 92,810 persen.
Karena itu, dirinya berharap Desember nanti, menjadi target akhir untuk tuntasnya proyek pembangunan Bendungan Meninting tersebut.
Jika cuaca mendukung dan proses penimbunan berjalan lancar, maka rencananya impounding pengisian bendungan akan dilakukan pada pertengahan November mendatang.
“Mudahan November lah, rencana kita. Apabila, semua zona material ini bisa kita maksimalkan dengan kondisi cuaca cerah,” harapnya.
Selain anomali cuaca yang menghambat pengerjaan bendungan, kurangnya material penimbunan juga menjadi masalah.
Sebab, material yang area yang dikerjakan sudah mulai menipis. Sehingga membutuhkan material dari luar area untuk mempercepat penimbunan.
Terutama area yang memenuhi syarat spesifikasi bahan material.
Untuk pengambilan material pun membutuhkan izin terlebih dulu.
Yang saat ini sedang dilakukan test pit di beberapa lokasi untuk memastikan ketersediaan material inti.
Beberapa test pit tersebut dilakukan di daerah Murpeji, Kecamatan Lingsar dan Murpadang, Kecamatan Gunungsari Lobar.
Sisa yang belum dilakukan penimbunan dan membutuhkan material yakni memiliki tinggi 18 meter dan paling rendah 12,8 meter.
”Ada yang memenuhi syarat, ada juga yang tidak memenuhi syarat. Yang memenuhi syarat ini yang kita gali untuk kita angkut ke Bendungan Meninting,” jelasnya.
Sejak awal Oktober lalu hingga saat ini juga dilakukan penggalian tanah material inti kedap di Dusun Ranjok Barat, Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunungsari.
Yang diakui sudah dilakukan tes lab dan memenuhi syarat. Untuk progres penggalian dirinya menyebut belum mengetahui pasti.
“Untuk wilayah Mekarsari saya belum koordinasi dengan pihak PT Hutama Karya terkait perkembangan sampai saat ini,” terangnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR NTB Lies Nurkomalasari mengatakan progres pengerjaan Bendungan Meninting diharapkan segera tuntas untuk dilakukan finishing.
Yang kemudian direncanakannya pada Hari Ulang Tahun PUPR 3 Desember nanti dapat dilakukan di lokasi Bendungan Meninting.
“Nanti kita koordinasikan dengan pak Pj Gubernur dulu,” kata Lies.
Lies juga mengatakan, akan melakukan pengecekan kembali terkait dengan proyek tersebut.
Disebutnya tidak ada kendala lain selain pengisian material tersebut. (chi/r11)
Editor : Redaksi Lombok Post