LombokPost – Pemprov NTB bersama PT Sumbawa Timur Mining (STM) mengambil langkah strategis untuk menangani dinamika sosial yang muncul di sekitar proyek Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.
Upaya ini bertujuan menjaga keberlanjutan operasi tambang sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat. PT STM memutuskan untuk memfokuskan kegiatan di tahun 2025 pada pemeliharaan aset dan fasilitas proyek.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, H Sahdan,ST,MT menyatakan, keputusan tersebut merupakan langkah operasional strategis, bukan semata-mata dampak dari insiden perusakan fasilitas PT STM yang terjadi beberapa waktu lalu.
Penghentian aktivitas eksplorasi bersifat sementara. Saat ini, sebagian besar karyawan sedang mengambil cuti akhir tahun. “PT STM tetap menjalankan kewajibannya, seperti perizinan dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR),” jelasnya.
H Sahdan menegaskan, bahwa insiden tersebut hanya berdampak kecil dan tidak mengganggu aktivitas utama PT STM, termasuk kegiatan laboratorium.
Menurutnya, insiden perusakan fasilitas dipicu oleh perbedaan pendapat di kalangan warga. Dan hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. “Polisi telah menangani kasus ini, dan perusahaan tetap beroperasi di area yang tidak terdampak. Kami berharap masyarakat dan perusahaan dapat terus bekerja sama untuk menciptakan suasana yang kondusif,” katanya.
Langkah kolaboratif antara pemerintah dan PT STM ini menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan konflik sosial dengan cara yang harmonis dan bertanggung jawab. Pendekatan ini tidak hanya mendukung keberlanjutan proyek tambang, tetapi juga mencerminkan pengelolaan sumber daya alam yang berimbang antara kepentingan masyarakat dan perusahaan.
Principal Communications PT STM, Cindy Elza juga menjelaskan bahwa keputusan ini mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat sekitar. “Langkah ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengevaluasi rencana operasional dan investasi di masa depan,” katanya.
Meski aktivitas pengeboran eksplorasi dihentikan sementara, PT STM tetap melanjutkan pemeliharaan fasilitas serta memastikan pemenuhan kewajiban regulasi. Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap stabilitas sosial dan keberlanjutan operasional jangka panjang. (lil)
Editor : Haliludin