LombokPost-Warga yang menerima bantuan pangan (bapang) yang disalurkan Bulog sangat berharap program ini dilanjutkan tahun depan 2025.
”Kami sangat terbantu, semoga berlanjut program pemerintah ini,” kata Warga Keramat Jati, Pujut, Loteng, Paridatul Jannah.
Ia mengatakan, bapang ini sangat membantu keluarganya.
Jatah 10 kilogram yang didapatkan, bisa dua mingguan dia tidak harus beli beras keluarga.
”Jadi uang beras bisa untuk beli lauk pauk pelengkap makanan,” imbuhnya.
Sejauh ini beras bapang yang diterimanya tidak mengecewakan. Baik dari kualitas dan rasanya beras, asalkan dimasak sesuai rasanya akan enak seperti beras pada umumnya yang dijual di warung-warung.
”Berasnya enak selama ini kami makan,” tuturnya.
Warga lainnya, Suhaimi mengatakan ingin bapang ini tetap ada.
Keluarganya sangat terbantu dengan bapang ini untuk menekan pengeluaran membeli beras.
”Saya jadi bisa membeli sayur dan lauk tambahan untuk makan keluarga,” ujarnya.
Dengan suami yang mencari nafkah di Bali, membuat dirinya sangat terbantu dengan Bapang ini.
Kualitas berasnya pantas untuk dikonsumsi, beras enak, bersih, dan berkualitas.
”Terima kasih atas bantuan pangan yang kami terima ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah (Wapimwil) Bulog NTB Musazdin Said mengatakan, pihaknya turun melakukan pengecekan penyaluran.
Ini bertujuan agar beras yang diterima warga sudah sesuai dengan aturan yang ada.
Terkait penyaluran semua kabupaten kota di Provinsi NTB sedang dalam proses penyaluran akhir bapang periode 2024 yang dilakukan Desember ini.
Terkait kualitas beras akan selalu dijaga Bulog.
”Kalau penyaluran di Kota Mataram sempat tertunda karena kendala. Akan tetapi untuk pendistrubusiannya sudah dijadwalkan dan diupayakan akan selesai terdistribusi sebelum tanggal 18 Desember 2024,” kata dia. (nur)
Editor : Kimda Farida