Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Antisipasi Terulangnya Keracunanan Massal di Ponpes Putri Al Ishlahuddiny Kediri, Dikes Ingatkan Soal Kebersihan

Yuyun Kutari • Jumat, 13 Desember 2024 | 10:18 WIB

 

dr H Lalu Hamzi Fikri
dr H Lalu Hamzi Fikri

MATARAM-Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB dr H Lalu Hamzi Fikri mengungkapkan pihaknya terus memantau perkembangan terbaru, terhadap tindak lanjut kasus keracunan massal di Ponpes Putri Al Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat (Lobar).

“Keracunan diduga terjadi akibat metode pengelolaan makanan yang kurang baik,” terangnya, Rabu (11/12).

Santri yang diduga keracunan mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, demam dan diare.

Setelah dilakukan perawatan di beberapa puskesmas dan rumah sakit, korban yang berjumlah 78 orang saat ini telah dipulangkan dengan kondisi baik.

Kendati demikian, pemerintah tidak akan lepas tangan begitu saja.

Dikes NTB telah berkoordinasi dengan Dikes Lobar, puskesmas, camat, kepala desa setempat dan pengurus pondok pesantren agar tetap menaruh atensi terhadap kondisi santriwati.

“Meski sudah dinyatakan dalam kondisi baik, kami berharap terutama dari pihak pondok pesantren berkomunikasi dengan orang tua, menanyakan kondisi kesehatan mereka,” tegasnya.

Dikes NTB telah melakukan komunikasi risiko di pondok terkait terhadap para santri dan pengurus, dengan melakukan penyelidikan dan penyuluhan kepada santri dan pengurus pondok, serta memantau kondisi lingkungan setempat.

Sebagai antisipasi kejadian serupa, pihaknya pun merekomendasikan agar dilakukan perbaikan tempat sarana pengolahan makanan dan memperhatikan kebersihan dapur untuk santriwati.

Kondisi keracunan makanan jangan pernah disepelekan.

Untuk itu, cara paling efektif untuk mencegah keracunan makanan adalah dengan mengolah dan mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat.

Pihaknya juga menyarankan agar ada pengawasan terhadap makanan bawaan wali santri, penyediaan tempat sampah di tempat pengolahan makanan, pengawasan terhadap santri untuk belanja jajanan di luar pondok, penyajian makanan sebaiknya tidak dengan nasi bungkus atau kotak.

Pastinya, hindari jenis makanan yang belum dipastikan keamanannya. (yun/r11)

Editor : Kimda Farida
#Dikes #Kediri #massal #Ponpes #keracunan #NTB #makanan #santri