Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Museum NTB Dukung Desa Jaga Warisan Budaya dan Sejarah

Yuyun Kutari • Senin, 16 Desember 2024 | 09:44 WIB
Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam (tengah) berfoto bersama perwakilan dari pemenang Festival Museum Desa: Pameran Pusaka Desa 2024, di Taman Lingsar, Lobar, Minggu (15/12).
Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam (tengah) berfoto bersama perwakilan dari pemenang Festival Museum Desa: Pameran Pusaka Desa 2024, di Taman Lingsar, Lobar, Minggu (15/12).

LombokPost--Museum Negeri NTB melaksanakan Festival Museum Desa: Pameran Pusaka Desa 2024, yang berlangsung di Taman Lingsar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat (Lobar), Minggu (15/12).

Acara ini menjadi rangkaian dari gelaran Pujawali dan Perang Topat.

Festival sekaligus lomba ini, diikuti tujuh desa di Lobar; Desa Gegelang, Sigerongan, Batu Kumbung, Giri Madya, Golong, Lingsar dan Lembuak, dengan memamerkan ragam benda bersejarah yang telah lama dijaga dan dirawat oleh masyarakat setempat.

“Festival Museum Desa ini adalah inisiatif yang bertujuan untuk merayakan kekayaan budaya, sejarah, dan tradisi yang dimiliki oleh desa-desa di Lobar,” terang Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam, pada Lombok Post.

Lobar sebagai salah satu daerah yang kaya akan warisan budaya dan alam, memiliki beragam koleksi yang mencerminkan identitas unik masing-masing desa.

“Daerah ini memiliki tradisi yang sangat kaya, kita tahu bagaimana silang budaya sangat kental sehingga sangat kaya dengan budaya dari Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Bugis dan lainnya,” jelas dia.

Karenanya, Museum Negeri NTB memberikan ruang kepada masyarakat Lobar, untuk bisa memperkenalkan dan memamerkan kekayaan budaya serta tradisi yang dimiliki masing-masing desa.

”Mereka kami persilakan untuk menampilkan koleksi dan artefak yang ada di setiap desa sebagai bentuk identitas budaya masing-masing, sehingga masyarakat dan pengunjung dapat lebih mengenal kekayaan lokal,” jelasnya.

Museum Negeri NTB mendorong agar semua pihak, termasuk masyarakat, agar tetap aktif melestarikan warisan budaya, tradisi, sejarah, dan nilai-nilai budaya yang ada di Lobar.

Ia berharap pemkab dapat membentuk museum di tingkat desa dan kabupaten di Lobar.

Pj Bupati Lobar H Ilham mengapresiasi kegiatan yang digelar Museum Negeri NTB, karenanya ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama yang masih menyimpan benda-benda budaya yang memiliki nilai sejarah, agar bisa dijaga, dirawat, dan diamankan dengan baik.

Di akhir Festival Museum Desa: Pameran Pusaka Desa 2024, Museum Negeri NTB mengumumkan pemenangnya.

Juara I diraih Desa Gegelang. Juara II Desa Sigerongan, disusul Juara III Desa Batu Kumbung.

Juara Harapan I A Giri Madya, Harapan I B Desa Golong, Harapan I C Desa Lingsar, dan Juara Harapan II Desa Lembuak. (yun/r11)

Editor : Kimda Farida
#desa #Lombok Barat #Perang Topat #Museum NTB