LombokPost-Provinsi NTB kehilangan sosok panutan di birokrasi.
Mantan sekda Provinsi NTB periode 2010-2016 Muhammad Nur meninggal dunia di RSUP NTB pada pukul 22.10 Wita pada Selasa (24/12).
Pihak keluarga almarhum, Bahtiar mengatakan, jenazah Muhammad Nur disemayamkan di rumah duka Jalan Arif Rahman Hakim No 49 Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.
"Jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Rade Mbojo dengan alamat Dusun Bumi Permai Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi pada pukul 13.00 Wita Ba’da Dzuhur setelah dishalatkan di Masjid Hidayatullah Punia," imbuhnya.
Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Setda NTB Fathul Gani yang ditemui di rumah duka mengatakan, mantan Sekda Muhammad Nur sebagai panutan birokrasi yang luar biasa.
Mendiang semasa hidup selalu menanamkan disiplin dan bekerja sesuai ketentuan serta memastikan sesuatu sesuai dengan aturan yang ada.
"Saya ingat beliau birokrasi yang profesional. Kita merasa kehilangan sosok birokrat luar biasa seperti beliau," imbuhnya.
Yang paling dia ingat karena pernah sama-sama menjabat sebagai biro umum Pemprov NTB, mantan sekda ini memberikan nasehat ke juniornya di Karo Umum.
Almarhum meminta dan memastikan pimpinan daerah terlayani dengan baik.
"Pesannya selama ini ke saya dan saya ingat, pastikan pimpinan terlayani dengan baik. Ini yang selalu saya ingat dari sosok beliau," ujarnya.
Sementara itu Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB adalah dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan, almarhum datang Selasa (24/12) jam 20.54 Wita ke IGD dengan keluhan nyeri uluh hati dada tembus ke belakang hingga pinggang.
Selanjutnya pihak rumah sakit melakukan tindakan karena juga ada keluhan dan riwayat sakit jantung juga.
Pasien meninggal dunia pukul 22.10 wita meninggal di IGD RSUP NTB.
"Sebelumnya sudah pernah pasang ring jantung juga beliau," kata dia. (nur)
Editor : Kimda Farida