Kapal wisata Pulo Mas 168 diduga menjadi sumber api, kemudian menjalar ke Pulo Mas 167 dan Inka Mina sekitar pukul 03.00 Wita.
"Dugaan awal api berasal dari dapur kapal Pulo Mas 168. Salah satu anak buah kapal yang berada di lokasi, sempat melihat lampu kapal mati sebelum api muncul dan membesar," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, Senin (17/2).
Para anak buah kapal (ABK) berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar.
Karena kondisi yang tidak terkendali, para kru kapal melompat ke kapal lain untuk menyelamatkan diri.
"Akhirnya, kapal terbawa arus dan menabrak dua kapal lain yang juga ikut terbakar," lanjut Kholid.
Petugas gabungan dari Satpolairud Polres Lombok Timur, Ditpolairud Polda NTB, Pemadam Kebakaran, BNPB, serta masyarakat sekitar segera melakukan evakuasi dan pemadaman.
Tim Inafis Polda NTB pun diturunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi lebih lanjut, terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sebagai langkah pencegahan, Ditpolairud Polda NTB mengimbau para nakhoda dan ABK, agar selalu memastikan kelengkapan dokumen serta alat keselamatan sebelum berlayar.
"Keselamatan di laut adalah prioritas utama. Kami juga mengingatkan agar seluruh kapal memerhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat," katanya. (*)
Editor : Marthadi