LombokPost-Berdasarkan hadis riawayat dari Tirmidzi, sholat tarawih disebut memiliki pahala yang serupa dengan sholat semalaman.
"Sesungguhnya siapa saja yang sholat bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk." (HR Tirmidzi)
Sholat tarawih adalah ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Islam pada bulan Ramadhan setelah sholat Isya. Sholat ini memiliki keutamaan sangat besar.
Baca Juga: Gunakan Empat Teleskop, Hilal Tidak Terlihat di Mataram
Mengutip dari NU Online, sholat tarawih hukumnya sunah muakkad, yakni amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan karena keutamaannya yang sangat besar karena tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.
Sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa ibadah (Tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR Bukhari, Muslim, dan lainnya)
Baca Juga: Bupati Lombok Utara Bakal Evaluasi Izin Ritel Modern
Adapun salah satu ibadah yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan adalah shalat tarawih. Sholat sunnah ini bisa dilaksanakan setelah sholat Isya.
Bacaan Niat Sholat Tarawih
Sholat Tarawih bisa dilakukan dengan cara berjamaah dan sendiri atau munfarid. Berikut bacaan niatnya.
1. Niat Sholat Tarawih Berjamaah (Imam)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat tarawihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ada'an imaman lilahi ta'alaa
Artinya: "Saya niat sholat sunah tarawih dua raka'at sebagai imam karena Allah Ta'ala"
Baca Juga: Retret Hasilkan Pembekalan Ilmu bagi Kepala Daerah
2. Niat Sholat Tarawih Berjamaah (Makmum)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat tarawihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ada'an ma'muman lilahi ta'alaa
Artinya: "Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka'at sebagai makmum karena Allah Ta'ala"
Baca Juga: Abdul Qaedir Jaelani Kembangkan Kerajinan Anyaman, Ekspansi Keenam Negara, Omzet Puluhan Juta Rupiah
Sholat Tarawih 8 Rakaat (Dua Rakaat Salam)
1. Pelafalan niat sholat Tarawih.
2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
3. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
4. Baca ta'awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.
5. Rukuk.
6. Itidal.
7. Sujud pertama.
8. Duduk di antara dua sujud.
9. Sujud kedua.
10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
12. Salam pada rakaat kedua.
13. Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat Tarawih.
14. Mengulangi langkah ini hingga 8 rakaat selesai.
Sholat Witir 3 Rakaat
Sholat witir bisa dilakukan dengan dua cara yaitu 2 rakaat salam + 1 rakaat salam atau 3 rakaat sekaligus dengan satu salam. Berikut tata cara sholat witir.
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A'la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
Rukuk
I'tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat kedua
- Mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat sampai sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat ketiga mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat, rukuk, iktidal (membaca qunut pada rakaat terakhir), sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Editor : Alfian Yusni