LombokPost-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menargetkan NTB menjadi pusat produk makanan halal nasional. Itu disampaikan gubernur usai membahas percepatan sertifikasi produk halal dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui zoom di Ruang Command Center Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Selasa (4/3).
"Saya ingin produk NTB menjadi basis produk halal secara nasional," kata Iqbal.
Dengan sertifikasi halal, jelas dia, banyak benefit yang diperoleh perusahaan atau UMKM. Di antaranya, meningkatkan kepercayaan konsumen. Sebab sertifikasi halal menjamin kesehatan dan higienitas produk makanan. Ini bisa memperluas jangkauan pasar. "Karena ke depan kita akan mengembangkan muslim friendly tourism," jelas Iqbal.
Bukan hanya dalam daerah. Pasar ekspor untuk produk halal juga sangat besar. Ini bisa menjanjikan perluasan pasar bagi produsen makanan. Sebab selama ini sertifikasi produk makanan halal banyak didominasi negara-negara yang bukan mayoritas muslim.
Menurut Iqbal, hanya Turki negara mayoritas muslim yang ikut mendominasi di level global. "Sertifikasi halal ini membuka peluang pengusaha bahkan UMKM untuk mengakses pasar halal global. Nah pengusaha NTB bisa masuk ke peluang ini," paparnya.
Saat ini BPJPH sedang dilakukan percepatan sertifikasi produk halal. Salah satunya dengan memperbanyak jumlah pendamping sertifikasi. Petugas ini akan masuk door to door ke setiap restoran atau produsen. Sehingga diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah produk bersertifikat halal, tetapi juga berdampak positif pada peningkatan pendapatan daerah. (mar/r7)
Editor : Akbar Sirinawa