LombokPost-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berharap anggota DPR dan DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia.
"Saya optimistis Pemprov bisa berkolaborasi dengan para putra daerah yang berkiprah di tingkat nasional," kata Gubernur Iqbal.
Menurutnya, peran DPR dan DPD RI sangat strategis dalam pembangunan daerah. Sebagai legislator, mereka dapat mengawal program dan kebijakan pusat agar bisa diterapkan di NTB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Saat ini NTB memiliki 15 wakil di Senayan, terdiri dari 11 anggota DPR RI dan 4 anggota DPD RI. Untuk memperkuat sinergi, gubernur mendorong pembentukan kaukus parlemen dapil NTB sebagai wadah koordinasi.
"Kami di Pemprov siap bersinergi dengan DPR dan DPD RI dapil NTB. Kita bisa membuka peluang hadirnya event nasional dan internasional," ujar Miq Iqbal.
Anggota DPR RI Nanang Samodra mendukung pembentukan kaukus parlemen NTB. Menurutnya, pertemuan dengan gubernur bisa menjadi awal terbentuknya wadah tersebut.
"Dengan 15 anggota parlemen, keberadaan kaukus ini bisa efektif. Sangat penting untuk akselerasi pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," kata Nanang.
Hal senada disampaikan anggota DPR RI Fauzan Khalid. Ia menilai keberadaan wakil daerah di pusat berperan penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Banyak program yang bisa diperjuangkan di level pusat. Kami di parlemen siap menjembatani ini," ujar anggota Komisi II DPR RI itu.
Sementara itu, anggota DPR RI Johan Rosihan meminta Pemprov NTB fokus menguatkan program ketahanan pangan, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
"NTB sangat kaya dengan hasil pertanian dan peternakan. Maka ketahanan pangan harus menjadi prioritas ke depan," kata politikus PKS itu. (mar/r7)
Editor : Prihadi Zoldic