LombokPost-Pemprov NTB sudah menuntaskan teknis perampingan dan regrouping perangkat daerah. Termasuk penyusunan raperda sebagai payung hukum pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) yang baru di bawah pemerintahan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri.
"Alhamdulillah semua sudah selesai. Tinggal diajukan ke DPRD untuk disetujui," kata Kepala Biro Organisasi Setda NTB Nursalim, Rabu (9/4).
Disampaikan, gubenur akan segara menyerahkan draf raperda ke DPRD NTB. Targetnya akan diserahkan dalam pekan ini. Raperda sudah diperkuat dengan kajian akademis dari beberapa pakar. Termasuk data-data pendukung terkait relevansi perampingan sejumlah OPD.
"Intinya pemerintah daerah yang akan didesain ini fungsinya diperkaya. Juga memperkuat kinerja berbasis digitalisasi," jelas Nursalim.
Dengan didukung pemanfaatan teknologi, perampingan perangkat daerah diharapkan bisa berjalan maksimal. Kinerja birokrasi juga semakin adaptif, lincah, dan fleksibel.
Untuk mengawal implementasi itu, telah disusun nomenklatur baru. Yaitu biro organisasi dan transformasi digital. Instansi ini akan mengawal reformasi birokrasi, akuntabilitas dan transformasi digital.
"Semua perangkat daerah harus memperkuat sistem digital. Sehingga perampingan akan didukung database yang akurat," papar Nursalim.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Lalu Gita Ariadi menyampaikan dalam SOTK baru juga ada perampingan unit pelaksana teknis daerah (UPTD). Di satu sisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan sejumlah ASN terkait nasib karir mereka. "Perkampungan UPTD ini juga bentuk solusi yang akan membawa manfaat jangka panjang," kata Gita.
Menurutnya, perampingan UPTD bisa meningkatkan kinerja birokrasi agar lebih lincah dan produktif. Secara struktural, memang akan ada pengurangan, tetapi secara fungsi, sambung dia, UPTD akan menjadi lebih kaya fungsi dengan penambahan tenaga fungsional yang ahli dalam bidangnya. "Ini akan menciptakan suasana baru yang lebih otentik dan lebih efisien dalam pengelolaan pemerintahan ke depan," tandas mantan Pejabat (Pj) Gubernur NTB itu. (mar/r7)
Editor : Pujo Nugroho