LombokPost-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan perlunya pendekatan baru dalam meningkatkan performa dan tata kelola pemerintahan di NTB. Cara lama, kata dia, terbukti belum membawa perubahan signifikan bagi kemajuan daerah.
“Oleh karena itu kita perlu cara-cara baru,” kata Gubernur Iqbal saat menyampaikan pidato dalam apel dan halal bihalal bersama ASN dan non-ASN di lingkungan Pemprov NTB di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB.
Ia menyadari, pendekatan baru mungkin terasa tidak nyaman di awal. Namun Iqbal optimistis dampak positifnya akan dirasakan semua pihak.
“Sesuatu yang baru memang selalu membawa ketidaknyamanan. Tapi saya percaya, setelah kita dan rakyat merasakan manfaatnya, kita akan menyadari bahwa cara baru itu justru lebih baik dan lebih nyaman,” papar Iqbal.
Ia menekankan pentingnya penerapan meritokrasi dalam sistem pemerintahan. Bersama Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Iqbal berkomitmen membangun fondasi meritokrasi dengan menempatkan orang sesuai kapasitas dan kemampuan.
“Kami akan menegakkan meritokrasi ini secara bertahap. Sesegera mungkin akan dimulai, untuk memastikan bahwa the right man on the right place. Orang dengan kinerja terbaik akan ditempatkan di tempat terbaik,” paparnya.
Pemerintahan Iqbal-Dinda juga berkomitmen melakukan pembenahan di sejumlah sektor, mulai dari tata kelola keuangan, perencanaan dan pembangunan, hingga sumber daya manusia.
“Tiga hal inilah yang menjadi fokus utama kita ke depan,” tegas Miq Iqbal.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak capaian positif dari pemerintahan sebelumnya yang akan dilanjutkan.
“Kita harus meneruskan hal-hal baik. Tapi pada saat yang sama, masih banyak hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan,” tandas mantan Juru Bicara Kemenlu RI itu. (mar/r7)
Editor : Prihadi Zoldic