Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pariwisata NTB Kelas Dunia, Penerangan Jalannya Masih Buruk

nur cahaya • Selasa, 15 April 2025 | 15:50 WIB

 

BAHAS PJU: Kadishub NTB Lalu Mohammad Faozal (kanan) bersama Kadishub Loteng Lalu Herdan (kiri) membahas persoalan lampu jalan di Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Senin (
BAHAS PJU: Kadishub NTB Lalu Mohammad Faozal (kanan) bersama Kadishub Loteng Lalu Herdan (kiri) membahas persoalan lampu jalan di Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Senin (
 

LombokPost-NTB sebagai destinasi pariwisata internasional belum didukung sistem penerangan jalan yang memadai.

Masih banyak ruas jalan yang gelap gulita saat malam hari. Termasuk di ruas-ruas jalan menuju objek vital maupun kawasan pariwisata prioritas.

Persoalan itu dibahas dalam rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) kantor Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Senin (14/4).

“Ini sebetulnya rapat rutin. Hari ini kami sikapi tentang PJU karena sedang viral,” kata Kadishub NTB Lalu Mohammad Faozal.

Disampaikan, pihaknya menindaklanjuti keluhan publik terkait kondisi penerang jalan umum (PJU) yang masih gelap gulita di wilayah NTB.

Saat ini hanya 30 persen lampu jalan yang menyala. Selebihnya, 70 persen tidak berfungsi alias mati.

“Kami sedang mencari cara agar bersama-sama mengatasi masalah PJU ini,” ujar Faozal.

Pemprov, jelas dia, akan membuat MoU dengan pemerintah kabupaten/kota se-NTB.

Pemda diminta untuk menganggarkan biaya pemeliharaan lampu jalan dalam APBD.

Termasuk juga meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB ikut melakukan intervensi membenahi lampu jalan di ruas jalan nasional. 

“Nanti ada MoU dengan kabupaten/kota dan BPTD. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap,” papar Faozal.

Kondisi gelap di sejumlah jalur vital menjadi keluhan masyarakat.

Jalan bypass di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), contohnya.

Jalan nasional tersebut banyak yang gelap gulita. Bahkan sampai ke kawasan pariwisata superprioritas Mandalika.

“Ini membuat kami menjadi bulan-bulalan di media sosial. Sorotan ke kami ini luar biasa besar,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Loteng Lalu Herdan.

Photo
Photo

Kondisi gelap mulai dikeluhkan pengguna jalan dari perbatasan Lobar menuju Loteng di wilayah Labulia.

Di jalan ini lampu jalan mulai minim hingga ke Desa Batujai.

“Di sini hanya sebagian kecil yang nyala. Selebihnya mati,” ujar Herdan.

Nah, kondisi kian parah selepas dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menuju Bundaran Songgong Mandalika.

Di jalan nasional sepanjang 17 kilometer itu, ruas jalan gelap gulita. Karena tidak ada satu pun PJU yang menyala.

“Seolah-olah kita dianggap setelah perhelatan MotoGP PJU sengaja dimatikan. Padahal bukan kami (Pemkab Loteng, Red) yang matikan. Dianggap kami hanya menyalakan lampu pada event tertentu saja,” tuturnya.

Padahal, menurutnya kondisi di lapangan tidak demikian. PLN sering kali mengalami trouble di sepanjang jalan itu.

Mulai dari kabel yang sering hilang, hingga panel box yang rusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Nanti BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) yang melakukan perbaikan. Kami minta kesadaran masyarakat untuk ikut memelihara,” imbuh Lalu Herdan.

Lebih jauh disampaikan, kondisi PJU di Loteng hanya 50 persen yang beroperasi.

Lampu jalan yang menyala lebih banyak terpusat di Kota Praya. Selebihnya masih gelap.

Kondisi serupa terjadi di Pulau Sumbawa.

Kabid Angkutan Jalan Dishub Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Budi Sunarko mengatakan kondisi ruas jalan provinsi di KSB sangat memperihatinkan.

Termasuk jalur dua di Poto Tano. Dari 3,8 kilometer panjang jalan tersebut, yang terpasang PJU baru 3 kilometer.

“Sisanya 800 kilometer belum,” kata Budi.

Dari 10 kabupaten/kota di NTB, hanya Kota Mataram yang lampu jalannya paling berfungsi maksimal.

Kota Mataram memiliki 3.778 titik PJU.

Dari jumlah itu 95 persen sudah menyala dengan baik.

“Alhamdulillah Kota Mataram tidak ada persoalan terkait PJU. Untuk perawatan kami lakukan dengan maksimal,” papar Kabid Lalin Dishub Mataram Bambang Eko Yudarminto. (mar/r7)

Editor : Kimda Farida
#penerangan #pju #BIL #Loteng #Jalan #Lobar #APBD