LombokPost-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) NTB Aidy Furqan, tidak hadir dalam evaluasi kinerja yang digelar di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Kamis-Jumat (10-11/4).
Padahal, kegiatan uji kompetensi untuk pejabat eselon II itu digelar atas perintah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Alih-alih mengikuti kegiatan tersebut, Aidy justru memilih untuk melakukan kunjungan ke Turki yang dirangkaikan dengan ibadah umrah, bersama sejumlah kepala sekolah.
Pada Senin (15/4), Aidy muncul dalam rekaman video yang diputar saat peresmian kelas reguler mekanik alat berat United Tractors School di SMKN 6 Mataram.
Acara itu juga dihadiri langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Dalam kesempatan itu, Iqbal turut menonton video sambutan Kadikbud yang direkam dari Arab Saudi.
Saat ditanya mengenai pejabat eselon II yang tidak mengikuti job fit, Iqbal hanya tertawa lepas. Dia tidak memberikan jawaban pasti, melainkan berkata singkat.
“Yang pasti hasil penilaian (job fit, Red) sudah ada di tangan saya.”
Evaluasi kinerja jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama digelar untuk mengukur kemampuan manajerial setiap pejabat.
Tujuannya, agar pejabat dapat ditempatkan pada posisi yang tepat. Mengenai kapan rotasi dan mutasi akan dilakukan, Iqbal kembali menegaskan.
“Sabar saja. Semuanya ada proses,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD NTB Yusron Hadi mengonfirmasi ada pejabat yang tidak mengikuti job fit, yaitu Kadikbud NTB Aidy Furqan dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda NTB Roni Yuhaeri.
Aidy Furqan tidak mengikuti uji kompetensi karena alasan cuti umrah, meskipun ia juga melakukan kunjungan ke Turki bersama sejumlah kepala SMK.
“Pengakuan izin yang masuk ke BKD atas nama yang bersangkutan (Aidy Furqan, Red) adalah cuti umrah,” jelas Yusron.
Aidy tidak mengikuti evaluasi kinerja, meskipun keberangkatannya ke Tanah Suci bertepatan dengan hari pertama tes kompetensi pada Kamis lalu (10/4).
Untuk kegiatan tersebut juga sudah disampaikan pada H-1, atau Rabu (9/4).
“Menjelang hari pelaksanaan job fit, saya juga sudah konfirmasi ke Pak Aidy tentang hal ini. Saya minta beliau untuk melapor juga ke Pak Gubernur, karena beliau kan izin ibadah,” kata Yusron.
Yusron menyampaikan Aidy Furqan sebelumnya sudah meminta izin cuti kepada Gubernur Iqbal dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lalu Gita Ariadi.
Izin cuti itu diajukan jauh sebelum rencana kegiatan evaluasi kinerja, yakni sebelum Lebaran.
“Saat pengajuan cuti itu, memang kita semua belum tahu ada kegiatan ini. Undangan baru disebar H-1,” ungkapnya.
Terkait apakah akan ada ujian susulan untuk Kadikbud Aidy Furqan, Yusron menyatakan bahwa itu sepenuhnya menjadi kewenangan Gubernur.
“Kita serahkan ke Pak Gubernur saja nanti,” lanjutnya.
Adapun Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Roni Yuhaeri, tidak dapat mengikuti proses uji kompetensi karena sedang menjalani proses peralihan menjadi pejabat fungsional pengawas dan pengendali pembangunan daerah, yang berada di bawah Inspektorat NTB.
Roni juga tengah mengikuti uji kompetensi sebagai pengawas.
“Ini kan pilihan beliau,” tandas Yusron. (mar/r7)
Editor : Kimda Farida