Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Matangkan Pembentukan Dinas Kebudayaan, Pemprov NTB Dukung Pengembangan Seni dan Budaya

nur cahaya • Jumat, 18 April 2025 | 10:36 WIB

 

DENGAR PENDAPAT: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) saat menerima audiensi Pengurus Wilayah KSBN NTB, sambil berdiskusi salah satunya tentang pembentukan dinas kebudayaan.
DENGAR PENDAPAT: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) saat menerima audiensi Pengurus Wilayah KSBN NTB, sambil berdiskusi salah satunya tentang pembentukan dinas kebudayaan.
 

LombokPost – Pemerintah Provinsi NTB semakin serius merealisasikan pembentukan Dinas Kebudayaan. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan seni dan budaya di NTB.

Salah satu langkah yang diambil adalah memisahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri. Dengan langkah ini, diharapkan fokus dan perhatian terhadap kebudayaan dan kesenian Bumi Gora semakin meningkat.

“Salah satu yang kita rencanakan adalah membentuk Dinas Kebudayaan, agar seni dan budaya di NTB mendapatkan perhatian lebih,” terang Iqbal setelah menerima audiensi Pengurus Wilayah Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) NTB di ruang kerjanya.

Dinas Kebudayaan akan masuk dalam rancangan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. Biro Organisasi Setda NTB mengikuti struktur pusat yang memiliki Kementerian Kebudayaan.

Berdirinya Dinas Kebudayaan dianggap penting, mengingat Provinsi NTB memiliki kekhasan budaya yang beragam. Budaya Sasak, Samawa, dan Mbojo perlu dirawat agar tetap hidup dengan ciri khas dan kearifan lokalnya.

Photo
Photo

Ketua KSBN NTB TGH Hazmi Hamzar menyambut baik rencana pemprov NTB memisahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Langkah ini diharapkan memberi ruang lebih bagi seni dan budaya untuk berkembang.

“Dengan ini, konsentrasi pada kebudayaan akan semakin kuat. Keberadaannya yang terpisah sejalan dengan pusat yang memiliki kementerian kebudayaan,” terangnya.

Sekretaris KSBN Mujahiddin menambahkan, dalam mendukung pengembangan dan pelestarian seni budaya, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Dikbud NTB. Salah satunya dengan melaksanakan ekstrakurikuler Remaja Pelestari Budaya (RPB) di SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan pemprov.

“Pada tahun pertama, kita lakukan di SMK, SMA, dan SLB. Selanjutnya, kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan kabupaten/kota agar kegiatan ini bisa dilaksanakan di tingkat SMP dan SD,” jelasnya. (yun/r7)

Editor : Jelo Sangaji
#audiensi #kebudayaan #pendidikan #pelestarian #NTB #organisasi #kementerian