Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Maskapai Garuda Indonesia Ubah Jadwal, Penerbangan Jamaah Calon Haji Kloter 2 Lombok Tengah Mundur 3 Jam

Yuyun Kutari • Sabtu, 3 Mei 2025 | 07:39 WIB
Para petugas mengatur koper JCH Kloter 2 asal Lombok Tengah setibanya di aula BIR ALI II UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jumat (2/5).
Para petugas mengatur koper JCH Kloter 2 asal Lombok Tengah setibanya di aula BIR ALI II UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jumat (2/5).

LombokPost- Fase keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 2 asal Lombok Tengah Embarkasi Lombok, diwarnai dengan penjadwalan ulang penerbangan oleh Maskapai Garuda Indonesia.

Seharusnya, Kloter 2 dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci, menggunakan Maskapai Garuda Indonesia, Sabtu (3/5) pukul 06.00 Wita, namun dilakukan penjadwalan ulang keberangkatan penerbangan di hari yang sama, pukul 09.00 Wita.

Stakeholder Relation Dept Head PT Angkasa Pura Bandara Lombok Arif Haryanto menyampaikan informasi yang diterima pihaknya dari Maskapai Garuda Indonesia.

Baca Juga: Gubernur Iqbal Serius Garap Sampah Jadi Energi Listrik

“Mohon maaf izin menyampaikan bahwa kami mendapatkan arahan dari Garuda Pusat bahwa dilakukan penjadwalan ulang keberangkatan penerbangan kloter-2 menjadi jam 09.00 Wita, dari yg sebelumnya 06.00 Wita, Ini info dari pihak Garuda yang disampaikan ke pihak Kemenag,” jawabnya melalui layanan pesan aplikasi Whatsapp.

Adapun alasan terkait penjadwalan ulang penerbangan Kloter 2 asal Lombok Tengah, mengacu informasi yang disampaikan oleh pihak Maskapai Garuda pusat, karena untuk menyesuaikan waktu slot penerbangan tersebut ketika mendarat di Madinah, Arab Saudi.

Berkaitan dengan penjadwalan ulang ini, biasanya akan terdampak pada jadwal penerbangan untuk kloter berikutnya. Namun, untuk kondisi tersebut, Arif belum tahu secara pasti apakah akan berpengaruh atau tidak. “Belum tau, tergantung pihak maskapai dan mungkin faktor lain,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag NTB H Lalu Muhammad Amin tidak ingin berkomentar lebih jauh, terhadap kondisi penjadwalan ulang penerbangan Kloter 2 asal Lombok Tengah.

“Iya kalau terkait jadwal penerbangan, saya tidak dapat memberikan informasi lebih detail, mengapa terjadi perubahan jadwal dari jam 6 menjadi jam 9, itu adalah hak atau kewenangan dari Maskapai Garuda,” jelasnya.

Tetapi untuk jadwal keberangkatan jamaah pada kloter berikutnya, Kanwil Kemenag NTB akan berkoordinasi dan memastikan agar tidak terjadi perubahan.

“Dan bisa dipastikan bahwa jadwal yang ditetapkan pihak Garuda pun juga ada alasan-alasan dan memang ada ketetapan yang sudah dapat dijamin kepastiannya,” tegas Amin.

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, saat ditemui di sela-sela kunjungan kerja ke Mataram, Sabtu lalu (26/4), mengungkapkan bahwa dalam keberangkatan haji 1446 H/2025, salah satu yang menjadi atensi adalah perihal jadwal penerbangan.

Berkaca dari penyelenggaraan haji musim 1445 H/2024, selain masalah teknis maskapai, kendala operasional turut menjadi faktor penyebab keterlambatan penerbangan haji.

Baca Juga: Daryono Ungkap Potensi Gempa Bumi Megathrust Selat Sunda dan Mentawai Lebih Mengkhawatirkan Dibanding Palung Nankai

Pemerintah tidak ingin kejadian serupa terjadi lagi. Karena ini jelas merugikan semua pihak.

“Kalau ada keterlambatan, ini pasti ada akibat, ada konsekuensi,” jelasnya.

Apabila keterlambatan penerbangan terjadi di kloter awal, jelas akan merusak rencana yang sudah disusun. “Contoh dipenginapan, kalau membooking hotel di Madinah bukan dihitung per hari melainkan per jam, jadi kalau terlambat jamaah datang, nanti diujungnya dia harus keluar sebelum ibadah arbain, karena sudah di tempati jamaah lain,” tegas dia.

Baca Juga: Pengamat Anggap Mutasi Perdana Pemprov NTB Belum Sepenuhnya Meritokrasi

Pemerintah dan DPR sangat mewanti-wanti situasi penerbangan keberangkatan haji. “Ini kan jam keberangkatan dari setiap embarkasi diputuskan berdasarkan usulan penerbangan. Kalau mereka yang sudah memutuskan, pihak penerbangan jangan melanggar,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. (yun)

Editor : Akbar Sirinawa
#Haji #Embarkasi lombok #maskapai garuda indonesia #jamaah calon haji (jch) #penerbangan #Lombok Tengah 1 #Kanwil Kemenag NTB