Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NTB Tuan Rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series, Momentum Tarik Investasi dan Promosi Pariwisata

nur cahaya • Sabtu, 3 Mei 2025 | 14:00 WIB

 

 

DAYA TARIK INVESTASI: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, banyak menarik minat investasi para investor. Kawasan ini akan jadi lokasi pertemuan 25 dubes pada 8-11 Mei 2025.
DAYA TARIK INVESTASI: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, banyak menarik minat investasi para investor. Kawasan ini akan jadi lokasi pertemuan 25 dubes pada 8-11 Mei 2025.
 

LombokPost - Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah ajang Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) yang berlangsung 8–11 Mei nanti.

Kegiatan ini akan dihadiri 25 duta besar, serta atase perdagangan dan investasi dari berbagai perwakilan diplomatik asing di Jakarta.

Para dubes dijadwalkan mengikuti tur ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengatakan, event ini sangat positif untuk menggenjot promosi pariwisata NTB.

"Event ini bagian dari diplomasi budaya. Salah satunya ajang promosikan potensi pariwisata," kata Umi Dinda, sapaan karib Indah Dhamayanti Putri, Jumat (2/5).

Photo
Photo

Ia menyampaikan, pemilihan NTB sebagai lokasi kegiatan IGS bukanlah kebetulan.

Hal ini karena Bumi Gora memiliki potensi besar. Salah satu yang menonjol adalah pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia.

"Ini juga sejalan dengan visi besar kami (pemerintahan Iqbal–Dinda, Red) yang ingin menggenjot sektor pariwisata," paparnya.

Tak hanya sektor pariwisata, NTB juga memiliki kekayaan kuliner, industri kreatif, dan keragaman seni budaya.

Karena itu, IGS diharapkan mampu meningkatkan minat investasi dan kerja sama dari para mitra asing potensial dengan Pemprov NTB.

"Harapan saya event IGS ini bisa meningkatkan sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi ke depan," tandas mantan Bupati Bima dua periode itu.

Selain Mandalika, para duta besar juga akan mengunjungi NTB Mall pada 9 Mei.

Di sana, para diplomat akan disuguhkan keragaman budaya khas dari 10 kabupaten/kota di NTB, mulai dari makanan tradisional, tarian, hingga pakaian adat masing-masing daerah.

"Kami diberi tugas untuk pengenalan budaya NTB kepada para tamu duta besar dan pasangannya. Kami hadirkan vibes-nya seperti suasana pedesaan," jelas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB Sinta Agathia.

Untuk mendukung nuansa pedesaan, seluruh sajian benar-benar mencerminkan adat dan budaya daerah.

Hidangan, misalnya, merupakan makanan tradisional dari seluruh kabupaten/kota. Dalam momen itu juga ditampilkan tari-tarian, produk kerajinan tangan, serta pakaian adat.

"Sehingga dalam waktu yang singkat, mereka bisa mengetahui keragaman dan kekayaan budaya yang dimiliki NTB," jelas istri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal itu.

Diketahui, IGS yang juga dikenal sebagai diplomasi budaya merupakan event tahunan yang digagas Kementerian Luar Negeri melalui Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik.

Kegiatan ini menjadi sarana promosi seni budaya daerah. Program ini juga efektif mengenalkan kekayaan kuliner, potensi ekonomi, dan pariwisata kepada konstituen internasional. (mar/r7)

 

Editor : Jelo Sangaji
#investasi #dekranasda #pemprov #NTB #Pariwisata