Viral Pengantin Anak di Lombok, Pekerjaan Mempelai Pria yang Masih di Bawah Umur Terungkap
Lalu Mohammad Zaenudin• Minggu, 25 Mei 2025 | 17:01 WIB
MERARIK KODEK: Viral sepasang pengantin yang masih berusia sangat muda menikah di Lombok Tengah.
Viral Pengantin Anak di Lombok: Ini Pekerjaan Mempelai Pria yang Masih di Bawah Umur
LombokPost – Kasus pengantin anak di Lombok kembali menyita perhatian publik, terutama setelah video pernikahan anak di bawah umur itu viral di berbagai platform media sosial. Tak hanya masyarakat lokal, warganet dari seluruh Indonesia ikut menyoroti fenomena pengantin anak viral ini dengan beragam komentar dan rasa penasaran.
Pernikahan dua anak belia di Lombok ini ramai diperbincangkan karena kedua mempelai masih berstatus pelajar dan belum memiliki penghasilan tetap. Pekerjaan mempelai pria pun menjadi topik yang paling banyak ditanyakan oleh netizen yang menyaksikan cuplikan video pengantin anak di Lombok yang viral.
Berdasarkan penelusuran Lombok Post, mempelai pria berinisial R merupakan remaja yang baru memasuki usia SMK, berusia sekitar 16 tahun. Saat ini, R masih tinggal bersama ibu dan neneknya di dusun tempat asalnya. Kehidupan R sebelum menikah terbilang sederhana dan masih sepenuhnya berada di bawah tanggungan keluarganya.
“Dia masih tinggal sama ibu dan neneknya,” kata salah seorang tetangga berinisial S.
Meski demikian, setelah pernikahan anak di bawah umur itu berlangsung, R disebut mulai mencoba mencari penghasilan. Ia kini menjalani pekerjaan serabutan dan membantu tetangga dalam berbagai pekerjaan ringan.
Pekerjaan Mempelai Pria: Dari Rongsokan hingga Rencana Merantau
Dalam wawancara dengan warga sekitar, terungkap R sudah terbiasa membantu keluarganya sejak kecil. Ia dikenal suka menyortir rongsokan milik pamannya, dan sesekali ikut membantu dalam pekerjaan musiman seperti pengolahan tembakau.
"Dulu dia suka bantu-bantu pamannya sortir rongsokan, atau sekarang tembakau, jadi udah biasa kerja,” ungkap tetangga S.
Belakangan ini, mempelai pria pengantin anak di Lombok itu juga dikabarkan ingin merantau ke luar daerah, tepatnya ke Sumbawa. Keputusan ini didorong oleh keinginannya untuk menafkahi istri meski usianya masih sangat muda.
“Dia katanya kemarin mau pinjam uang buat ke Sumbawa, katanya mau ngerantau dan kerja di sana,” tambah S.
Viral Pengantin Anak di Lombok: Antara Fenomena Sosial dan Tanggung Jawab Dini
Fenomena pernikahan anak di bawah umur ini menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang menyayangkan karena kedua mempelai belum matang secara ekonomi dan psikologis. Namun ada pula yang memuji semangat pengantin anak viral di Lombok ini karena mencoba bertanggung jawab atas rumah tangganya, termasuk dalam mencari nafkah.
Pekerjaan mempelai pria jadi simbol awal dari dinamika pernikahan usia dini, di mana anak yang belum cukup umur sudah harus menjalani peran orang dewasa dalam keluarga.