LombokPost–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dipastikan telah mengeluarkan surat pertimbangan terkait calon komisioner Baznas NTB periode 2025-2030.
Lima nama calon komisioner atau pimpinan Baznas NTB terpilih periode tersebut sudah muncul.
Saat dikonfirmasi Senin (26/5), Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal membenarkan bahwa proses pemilihan di Baznas pusat sudah selesai.
“Pansel Baznas sudah selesai. Sudah diwawancarai oleh Baznas pusat,” kata Miq Iqbal usai acara penyerahan keputusan pengangkatan PPPK di Gedung Graha Bhakti Praja.
Meski demikian, Pemprov NTB terkesan menutup-nutupi hasil pemilihan Baznas pusat karena hingga kini belum ada rilis resmi dari pemprov, termasuk nama-nama terpilih dari Baznas RI.
Sebelumnya, sudah beredar lima nama calon komisioner Baznas NTB. Kelima nama tersebut adalah Lalu Muhammad Iqbal, TGH Lalu Muhyi Abidin, Zulkifli, Muhammad Ardi Samsuri, dan Ahmad Rusli. Saat ditanya soal kebenaran data itu, Iqbal tidak mau terbuka.
“Dari nama-nama yang beredar itu bisa jadi ada (nama pimpinan Baznas NTB terpilih, Red). Tapi kami masih menunggu. Mungkin hari-hari ini akan ada (pengumuman, Red),” ucap Miq Iqbal.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Yusron Hadi membenarkan bahwa proses di Baznas RI sudah tuntas.
Sejauh ini sudah muncul lima nama calon pimpinan Baznas NTB periode 2025-2030.
“Memang sudah ada. Insya Allah akan segera dikukuhkan oleh Pak Gubernur,” kata Yusron.
Meski demikian, Yusron menolak menyampaikan hasil tersebut ke publik. Ia juga membantah bahwa pansel atau Pemprov menutup-nutupi hasil seleksi.
Pihaknya menjalankan proses secara profesional dan meminta publik bersabar serta mempercayakan proses kepada tim pansel.
Belakangan muncul rumor bahwa nama-nama yang direkomendasikan Baznas pusat tidak sesuai dengan selera Pemprov NTB, sehingga hingga kini kepastian nama masih ditutup rapat ke publik.
“Jangan belum apa-apa sudah menduga yang nggak-nggak. Lebih baik percayakan proses ini kepada timsel,” kilah Yusron.
Dugaan publik atas ketidakcocokan nama pilihan Baznas RI makin menguat, apalagi Pemprov mengundur jadwal pengukuhan.
Awalnya dijadwalkan 28 Mei atau Rabu besok, namun diundur menjadi 3 Juni nanti.
Terkait hal itu, Yusron menjelaskan pengunduran karena mepet dengan tanggal merah.
“Ini karena efektivitas saja. Seperti diketahui Kamis-Minggu (29 Mei sampai 1 Juni, Red) libur bersama. Sehingga Rabu depan (3 Juni, Red) baru dilakukan pengukuhan,” tandas mantan Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB itu. (mar/r7)
Editor : Akbar Sirinawa