Lomba Cerpen tingkat nasional yang digelar Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi ini terbuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya pendaftaran.
Lomba Cerpen tingkat nasional Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi ini menawarkan hadiah jutaan rupiah dan para pemenang lomba akan dibuatkan buku.
Tema besar yang diangkat dalam lomba Cerpen tingkat nasional Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi ini tentang Pesantren, Ulama dan Santri dari berbagai aspek kehidupan.
Salah satu penyelenggara lomba Cerpen tingkat nasional ini, Ridho mengatakan, antusiasme peserta lomba ini sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang sudah tercatat sebanyak 71 orang, tidak hanya dari Lombok, tapi juga daerah lainnya seperti Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Sumbawa.
“Tajuk utama kami memang lomba cerpen tingkat nasional, dan Alhamdulillah sudah banyak partisipasi dari berbagai daerah. Dari Jatim, Jateng, dan ada juga dari Sumbawa,” bebernya.
Terkait pendaftaran dan pengumpulan karya lomba Cerpen tingkat nasional ini dimulai sejak 17 Mei hingga 17 Juni mendatang.
Sedangkan untuk proses penjurian akan berlangsung pada tanggal 18–23 Juni, dan pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Juni.
“Sebanyak 10 cerpen terbaik akan dibukukan dalam Antologi Cerpen Kebangsaan,” tandasnya.
Sementara itu, Pembina Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi, Ustadz Ahmad Asdarudin mengatakan, kegiatan lomba Cerpen tingkat nasional ini sepenuhnya didanai secara mandiri.
“Kami danai dari infak para donatur. Kami tidak membuat proposal ke pemerintah dan hanya menerima infaq yang tidak mengikat,” katanya.
Dijelaskannya, Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi memiliki visi untuk membentuk generasi muda yang sehat dan berpendidikan, sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah.
“Ini adalah upaya kami untuk memberi warna positif bagi anak-anak muda. Kami ingin mereka tumbuh dengan pendidikan yang baik dan kesehatan yang terjamin,” katanya.
Majelis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi jua berharap, lomba ini dapat menjadi wadah ekspresi sastra yang memperkuat nilai-nilai pesantren dalam kehidupan masyarakat.
Salah satu panitia lomba Cerpen tingkat nasional tersebut, Miftahul Alawiyah mengatakan, jumlah peserta terus bertambah hari ke hari mengingat pendaftaran masih dibuka hingga 17 Juni mendatang.
“Per hari ini, peserta sudah mencapai 71 orang dan kami masih membuka pendaftaran,” ujarnya.
Salah satu dewan juri lomba Cerpen tingkat nasional tersebut, Dedi Suhadi menjelaskan, fokus penilaian peserta akan pada orisinalitas karya yang menjadi bukti kejujuran para peserta.
“Original menjadi bukti kejujuran, apalagi ini temanya tentang pesantren. Kami ingin karya yang benar-benar lahir dari hati para penulis,” katanya.
Selain itu, aspek lain yang menjadi penilaian adalah kesesuaian tema, kekuatan alur, dan kualitas penulisan.
Sementara terkait hadiah lomba Cerpen tingkat nasional itu, panitia menyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp 2 juta untuk juara pertama, Rp1,5 juta untuk juara kedua, dan Rp 1 juta untuk juara ketiga.
Selain itu, akan ada penghargaan untuk karya-karya terbaik lainnya dan sertifikat.
Bagi warga Indonesia, khususnya NTB yang tertarik ikut ambil bagian, bisa mendaftarkan diri melalui link pendaftaran di situs https://tinyurl.com/LombaCerpen2025.
Sementara untuk syarat dan ketentuan lomba dapat diakses di https://tinyurl.com/Syaratdan Ketentuan2025.
Editor : Siti Aeny Maryam