LombokPost - Menyambut kedatangan dan Pelatihan UMKM dengan tema Pencitraan Merek dan Foto Produk di Rumah BUMN Lombok Timur pada Rabu (11/6).
Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) NTB, Sinta Agathia menyatakan kegiatan ini adalah momentum penting bagi pengrajin lokal.
Ini sebagai upaya dalam mendorong UMKM NTB naik kelas.
Baca Juga: Ibu Wapres Selvi Ananda Akan Resmikan Pelatihan UMKM di Lombok Timur Besok
"Kunjungan ini akan menjadi momentum yang sangat penting bagi masyarakat dan pelaku UMKM di NTB," ujar Sinta.
Ia berharap ini dapat memicu semangat berinovasi dan meningkatkan nilai produksi.
Sinta menegaskan pelaku UMKM adalah penjaga warisan budaya yang perlu terus diberdayakan.
Dekranasda NTB, bersama OPD terkait, aktif mendampingi UMKM, termasuk melalui kunjungan kerja dan upaya reaktivasi koperasi pengrajin.
Salah satu langkah konkret adalah pendampingan dan edukasi koperasi bersama Kementerian Koperasi pada 10 Juni lalu.
"Upaya ini menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," jelas Sinta.
Ia berharap sinergi ini akan menjadi awal peningkatan kualitas UMKM NTB agar mampu bersaing secara global.
"Kita berharap dalam lima tahun ke depan kita bisa membawa UMKM Provinsi NTB ini menjadi UMKM yang lebih makmur dan mendunia," harap Sinta.
Ini menunjukkan optimisme terhadap masa depan UMKM di NTB.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, secara tegas menyatakan UMKM sebagai jantung perekonomian nasional, menyumbang lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Kegiatan yang merupakan buah kolaborasi antara Dekranas Seruni Bidang VI Kabinet Merah Putih dan PT Pertamina (Persero) ini, dihadiri oleh sekitar 75 pelaku UMKM.
Mayoritas diantaranya adalah perempuan. Ini menunjukkan vitalitas dan semangat kewirausahaan yang kuat di sektor ini.
"UMKM ini sangat luar biasa, menjadi salah satu pilar yang mendukung perekonomian nasional Indonesia sebanyak 60 persen lebih," ucap Selvi.
Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku UMKM, terutama melalui digitalisasi penjualan dan pemanfaatan platform e-commerce.
Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang menjadikan digitalisasi sebagai pendorong kewirausahaan dan pencipta lapangan kerja berkualitas.
Selvi juga memuji potensi NTB yang luar biasa, mulai dari kain, makanan, kerajinan, hingga mutiara yang mendunia.
"NTB punya potensi lokal yang tidak kalah dari daerah lainnya," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Selvi Gibran dan Sinta Agathia secara simbolis menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada UMKM binaan Pertamina.
Mereka juga secara resmi membuka pelatihan dan meninjau langsung proses pelaksanaannya.
Selain pelatihan, hadir pula stan layanan dari berbagai kementerian yang memberikan informasi penting terkait perizinan, ekspor, dan koperasi, dengan dukungan penuh dari platform Shopee.
Editor : Pujo Nugroho