Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Hanya Jalan Rusak, DPRD Juga Minta Pemprov Perbaiki Lampu Jalan Rembiga-Pemenang

Umar Wirahadi • Jumat, 27 Juni 2025 | 05:00 WIB
BENAHI INFRASTRUKTUR: Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto mendesak Pemprov NTB memperbaiki jalan provinsi rusak dan membenahi lampu jalan di ruas Rembiga-Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU).
BENAHI INFRASTRUKTUR: Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto mendesak Pemprov NTB memperbaiki jalan provinsi rusak dan membenahi lampu jalan di ruas Rembiga-Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

LombokPost – Kerusakan infrastruktur jalan provinsi banyak mendapat protes masyarakat.

Selain ruas Praya, Lombok Tengah, menuju Keruak, Lombok Timur yang ramai dikeluhkan, kerusakan di ruas jalan Rembiga-Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) juga menuai sorotan. 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto mengatakan kerusakan ruas Rembiga-Pemenang memicu banyak kecelakaan lalu-lintas di ruas tersebut. 

"Selaku pimpinan komisi IV (DPRD NTB, Red) saya mendesak dinas PUPR untuk segara melakukan perbaikan. Ini demi menjaga keselamatan pengguna jalan supaya kecelakaan tidak terjadi secara terus menerus," kata Sudirsah Sujanto, Kamis (26/6). 

Menurutnya, kecelakaan di jalur Pusuk bisa dikatakan terjadi rutin setiap pekan.

Selama Juni ini, tutur dia, kecelakaan sudah terjadi sampai empat kali.

Terakhir, insiden lalu-lintas terjadi Senin lalu (23/6). Sebuah truk terbalik di jalur Pusuk, KLU, pukul 16.00 karena menghindari jalan berlubang. 

"Lubang ini ada di aspal maupun di gorong-gorong. Maka saya minta juga ada perbaikan gorong-gorong," tegas Sudirsah. 

Di samping itu, Dinas PUPR NTB juga perlu melakukan pelebaran bahu jalan.

Sebab di beberapa spot dengan tikungan tajam, jalan Pusuk cukup sempit sehingga menyulitkan kendaraan untuk bermanuver.

Apalagi kini jalur Pusuk banyak dilintasi angkutan logistik dengan tonase yang tinggi. 

Nah, tidak jarang insiden tabrakan terjadi di tikungan yang sempit tersebut.

"Banyak truk dan kendaraan berat lewat jalur Pusuk. Sementara jalan sempit. Maka perlu ada sedikit pelebaran bahu jalan," imbuhnya. 

BENAHI INFRASTRUKTUR: Inilah kondisi bahu jalan yang berlubang di salah satu titik di jalur Pusuk. Kondisi ini rawan menimbulkan kecelakaan lalu-lintas.
BENAHI INFRASTRUKTUR: Inilah kondisi bahu jalan yang berlubang di salah satu titik di jalur Pusuk. Kondisi ini rawan menimbulkan kecelakaan lalu-lintas.

Selain jalan rusak, Dinas Perhubungan (Dishub) NTB juga perlu turun membenahi lampu jalan Rembiga-Pemenang.

Perbaikan lampu penerang jalan (PJU) sangat penting untuk keamanan pengguna jalan.  

Di ruas jalan sepanjang 17,5 kilometer itu, banyak ditemui lampu jalan yang mati.

Akibatnya ruas jalan Rembiga-Pemenang banyak yang gelap gulita.

"Ada lampu PJU (penerang jalan umum, Red) tapi sebagian besar sudah mati. Tolong ini jadi atensi Dishub juga," tandas Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB itu. 

Sementara itu, mendapat sorotan tajam dari DPRD NTB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB langsung turun melakukan perbaikan di jalur Pusuk, Kamis sore.

Satgas PUPR melakukan perbaikan secara parsial di titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

BENAHI INFRASTRUKTUR: Pekerja Dinas PUPR NTB turun melakukan perbaikan di ruas jalan Rembiga-Pemenang atau jalur Pusuk, Kamis (26/6).
BENAHI INFRASTRUKTUR: Pekerja Dinas PUPR NTB turun melakukan perbaikan di ruas jalan Rembiga-Pemenang atau jalur Pusuk, Kamis (26/6).

Permukaan jalan yang berlubang langsung ditambal dengan material.

Selain badan jalan, perbaikan juga dilakukan sampai ke bahu jalan.

Dengan begitu kendaraan dari dua arah bisa lebih leluasa bermanuver karena sempitnya badan jalan. 

Editor : Rury Anjas Andita
#Infrastrukstruk #DPRD NTB #jalur Pusuk #Jalan Provinsi #Dinas PUPR NTB #jalan rusak