LombokPost – Kabar duka menyelimuti dunia pendakian dan media sosial.
Juliana Marins, seorang selebgram asal Brasil dengan lebih dari 400 ribu pengikut di Instagram, meninggal dunia di Gunung Rinjani pada Juni 2025.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, penggemar, dan komunitasnya.
Sang Ayah Beri Kesaksian, Juliana Sosok yang Mandiri dan Pemberani
Melalui akun Instagram pribadinya, @manoel.marins.3, ayah Juliana, Manoel Marins, menyampaikan kabar duka ini dengan hati hancur.
Ia mengenang putrinya sebagai wanita yang sangat mandiri dan mencintai petualangan alam.
Gunung Rinjani, menurutnya, adalah salah satu impian terbesar Juliana untuk didaki di Indonesia.
Kemandirian Juliana terlihat jelas dari keputusannya untuk membiayai sendiri perjalanan ke Rinjani.
Manoel mengungkapkan, putrinya menolak tawaran bantuan finansial dari orang tuanya, menegaskan tekadnya untuk mencapai impian itu dengan usaha sendiri.
Juliana Marins, Penari, Petualang Dunia, dan Influencer
Dikenal luas sebagai penari pole dance (tari tiang), Juliana juga adalah seorang petualang sejati.
Akun Instagramnya, @ajulianamarins, menjadi bukti kecintaannya pada perjalanan keliling dunia.
Mayoritas destinasi yang ia kunjungi adalah air terjun dan pantai, tempat ia selalu mengabadikan keindahan alam yang memukau.
Juliana sering mengunggah momen-menyenangkan dari setiap petualangannya.
Postingan terakhirnya menampilkan keindahan alam Indonesia di Bali, dihiasi caption penuh makna: “Never try never fly.”
Frasa ini tak hanya mencerminkan keberanian Juliana dalam mengeksplorasi berbagai keindahan alam di berbagai belahan dunia, tetapi juga filosofi hidupnya yang selalu mendorong untuk mencoba hal baru.
Tragisnya, petualangan penuh semangat ini berakhir dengan duka di Gunung Rinjani.
Sejak Februari 2025, Juliana telah memulai perjalanan backpacker melintasi kawasan Asia, mengunjungi beberapa negara seperti Filipina, Vietnam, Thailand, dan Indonesia.
Postingan di media sosial pribadinya menjadi saksi bisu rasa cintanya pada dunia tari dan petualangan alam yang tak terbatas.
Kepergian Juliana Marins meninggalkan warisan semangat petualangan dan kecintaan pada alam yang tak akan lekang oleh waktu.
Editor : Kimda Farida