Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PARAH! Begini Dampak Banjir yang Menerjang Kota Mataram dan Lombok Barat, Korban Mulai Dievakuasi

Fratama P. • Minggu, 6 Juli 2025 | 19:51 WIB
Dampak banjir yang menerjang Mataram dan Lombok Barat
Dampak banjir yang menerjang Mataram dan Lombok Barat

LombokPost - Kota Mataram dilanda banjir parah pada Minggu (6/7/2025) setelah hujan lebat mengguyur sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WITA. 

Akibat bencana banjir ini, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, langsung turun tangan meninjau lokasi terdampak paling parah, termasuk Perumahan Riverside Selagalas Mataram.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ahmadi, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya air sungai dan drainase yang ada di Mataram.

Pada pukul 19.22 WITA menunjukkan 92 kepala keluarga di BTN Riverside, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Cakranegara, terdampak parah. 

"Korban masih dalam proses pendataan," ucap Ahmadi.

Bencana banjir ini tersebar di sebagian besar wilayah Kota Mataram, meliputi empat kecamatan. 

Wilayah yang terdampak termasuk Kelurahan Sweta (Kecamatan Cakranegara), Kelurahan Bertais (Kecamatan Sandubaya), Kelurahan Kekalik Gerisak (Kecamatan Sekarbela), dan Pagutan Permai (Kecamatan Mataram).

"Banjir akibat curah hujan tinggi dan debit air yang meningkat hingga meluap ke pemukiman warga,” ujar Ahmadi.

Saat ini, tim gabungan sedang aktif melakukan evakuasi terhadap warga terdampak. 

Kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi makanan siap saji, air mineral, terpal, dan penerangan.

Namun, proses penanganan menghadapi beberapa kendala yang menyulitkan tim penyelamat. 

Genangan air menyulitkan akses bantuan, dan pemadaman listrik di malam hari membatasi jarak pandang. 

"Kondisi terkini hujan sudah reda dan air masih menggenangi permukiman," papar Ahmadi.

Banjir Juga Menerjang Pendopo Wakil Gubernur

Tidak hanya pemukiman warga, banjir juga dilaporkan menerjang Pendopo Wakil Gubernur NTB. 

Ketinggian air di rumah dinas yang terletak di Jalan Panjitilarnegara, Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, ini mencapai 50 sentimeter. 

"Teman-teman sedang memompa air yang masuk ke sana (Pendopo)," kata Ahmadi.

Ahmadi menambahkan bahwa ketinggian banjir bervariasi di setiap daerah, namun yang terdampak rata-rata merupakan wilayah bantaran sungai. 

Beberapa area lain di Kota Mataram yang juga terdampak banjir meliputi Lingkungan Sweta Timur, Lingkungan Mayura (Perumahan River Side), Lingkungan Gedur (Kelurahan Abiantubuh Baru), Perumahan Sweta (Kelurahan Mandalika), Kelurahan Bertais, Lingkungan Pengempel Indah, dan Lingkungan Kebon Duren (Kelurahan Sayang-sayang).

Tim BPBD dan pihak kepolisian telah melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak. 

Beberapa titik pengungsian juga telah disiapkan, termasuk di Asrama Haji Kota Mataram dan tenda darurat di Sweta. 

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan banjir.***

Editor : Fratama P.
#Lombok Barat #Mataram #Banjir