Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jalan Tol Raksasa 82 km Akan Menembus Jalur Gerung-Praya, Pemilik Lahan Siap-siap Panen Dana Pembebasan Lahan

Rosmayanthi • Jumat, 11 Juli 2025 | 06:58 WIB

Nusa Tenggara Barat (NTB) akan semakin keren karena pemerintah pusat telah merancang pembangunan jalan tol raksasa terbentang sepanjang 80 km yang memakan anggaran 1,9 Triliun.
Nusa Tenggara Barat (NTB) akan semakin keren karena pemerintah pusat telah merancang pembangunan jalan tol raksasa terbentang sepanjang 80 km yang memakan anggaran 1,9 Triliun.
LombokPost - Rencana pemerintah membangun Jalan Tol Raksasa 82 km yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur akan segera terealisasi.

Jalur awal yang direncanakan adalah Gerung menuju Praya sebagai exit tol pertama. Ini Artinya akan ada pembebasan lahan disepanjang jalan yang akan dilalui Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan.

Pemilik lahan otomatis akan mendapatkan ganti rugi lahan yang akan dilalui Jalan Tol Raksasa 82 km alias lahan tersebut akan dibayar oleh pemerintah.

Bukan itu saja, harga tanah di sepanjang jalan yang akan dilalui Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan otomatis akan naik, karena kini berada dipinggilr jalan tol. Sama halnya yang terjadi kerika jalan lingkar selatan menuju BIL dibangun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Sadimin, menjelaskan, berdasarkan hasil survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) di ruas Jalan Narmada-Mantang dan Mantang-Praya, tingkat kepadatan saat ini masih berada di bawah angka 0,7 per hari.

Jalan tol raksasa 82 km Lembar-Kayangan Lombok akan mulai dilaksanakan pembangunan fisiknya pada tahun 2027 dan direncanakan akan beroperasi Tahun 2031. 

Baca Juga: Bukan Karena Rinjani, Ternyata Alasan ini Agam Menetap di Lombok dan Tak Ingin Kembali ke Makassar

Jalan Jalan tol raksasa 82 km Lembar-Kayangan ini menelan biaya hingga Rp 22 triliun.

Rencana pembangunan tol Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan sebenarnya sudah lama digagas. Bahkan pada 2024 lalu, pemerintah provinsi telah melakukan pra-studi kelayakan atau pre-feasibility study sebagai langkah awal.

Gubernur NTB, Muhammad Iqbal, mendorong percepatan proyek ini dengan mengupayakan dukungan anggaran untuk studi kelayakan (FS).

Meskipun secara prosedur seharusnya pembiayaan studi kelayakan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun Pemerintah Provinsi NTB berinisiatif menyiapkan anggaran sendiri sebesar Rp5 miliar, dengan terlebih dahulu meminta persetujuan pihak pusat.

Sementara dana untuk pembebasan lahan yang terkena Jalan Tol 82 km Lembar-Kayangan diperkirakan memakan biaya sekitar Rp1,9 triliun yang akan disiapkan oleh Provinsi dan kabupaten/kota yang dilalui Jalan Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan.

Dengan rincian; di Lombok Barat seluas 940 meter persegi, kabupaten Lombok Tengah seluas 1917 meter persegi, Lombok Timur seluas 1978 meter persegi.

Masing masing besaran anggaran pembebasan lahan yakni, Lombok Barat Rp 300 Milyar, Lombok Tengah Rp1 Triliun dan Lombok Timur Rp 600 Milyar. 

Ketika jumpa pers Senin (2/6), Kepala PUPR NTB Sadimin menjelaskan, pembangunan Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan ini membutuhkan anggaran sebanyak Rp 22 Triliun 

Dengan rincian Rp 16 Triliun digunakan untuk pembangunan fisik dan Rp 6 Triliun untuk asesoris serta fasilitas penunjang operasional jalan Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan.

Biaya pembangunan fisik Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan, sepenuhnya berasal dari anggaran Kementerian PU.

Dari hasil pra Feasibility Studies (FS), didapat perhitungan panjang jalan tol, mekanisme pembangunan dengan beberapa skema serta pembebasan lahan. 

Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan ini rencanakan akan dibangun melewati jalur eksisting serta tambahan jalan baru. 

Adapun Jalan Tol Raksasa 82 km Lembar-Kayangan ini akan dibangun dua jalur dengan enam lajur. 

Kadis PUPR NTB menambahkan dengan pembangunan Jalan tol raksasa 82 km Lembar-Kayangan ini, akan memangkas jarak dan waktu.

Diperkirakan jarak tempuh dari Pelabuhan Lembar menuju Kayangan Lombok Timur melalui jalan tol ini hanya memakan waktu 1 jam saja. 

Tol raksasa 82 km Lembar-Ksyangan Lombok akan menembus jalur Gerung-Praya, pemilik lahan siap-siap panen dana pembebasan lahan.
Tol raksasa 82 km Lembar-Ksyangan Lombok akan menembus jalur Gerung-Praya, pemilik lahan siap-siap panen dana pembebasan lahan.

Selain itu, Jalan tol raksasa 82 km Lembar-Kayangan ini akan mengurai kemacetan serta membuka pusat perekonomian.

"Juga membuat pertumbuhan area baru dari bypas dan pengembangan pariwisata menyusuri pantai wilayah selatan yang potensinya luar biasa karena hasil laut luar biasa dan wisatanya juga sangat bagus," ucap Kadis PUPR NTB. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Jalan Tol Raksasa 82 km #Jalan #NTB #Lembar-Kayangan #Kadis PUPR