LombokPost – Musibah banjir yang melanda Kota Mataram pekan lalu memantik gelombang kepedulian dari berbagai pihak.
Tak hanya pemerintah daerah, lembaga strategis seperti BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nusa Tenggara Barat turut hadir menunjukkan empati.
Mereka bahu-membahu menyalurkan bantuan kemanusiaan, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Provinsi NTB, Minggu (13/7).
Baca Juga: Pemkot Mataram Anggarkan Rp 1,4 Miliar Perbaiki Tiga Jembatan yang Rusak Diterjang Banjir
Tangan terulur dari BPJS Ketenagakerjaan lebih dari sekadar jaminan sosial.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis di Kantor Lurah Kekalik Jaya, Kota Mataram, disaksikan langsung oleh Pj Sekda NTB, sejumlah kepala OPD Provinsi NTB, serta masyarakat sekitar.
Ini adalah bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (dulu disebut CSR) BPJS Ketenagakerjaan, sebagaimana disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB Nasrullah Umar.
Baca Juga: Fokus Penanganan Dampak Banjir, Mutasi di Pemkot Mataram Tunggu Aba-Aba Pak Wali
"Kami ingin menunjukkan BPJS Ketenagakerjaan hadir dan peduli. Semoga apa yang kami berikan ini bisa membantu meringankan beban korban banjir," ujar Nasrullah Umar kepada media usai penyerahan.
Bantuan yang disalurkan tak main-main langsung diberikan simbolis dalam bentuk barang.
Ada 3.900 kilogram beras, 200 liter minyak goreng, 100 kilogram gula, 70 dus mie instan, 100 pcs popok bayi. Serta 200 pcs popok dewasa (100 pcs popok dewasa biasa dan 100 pcs ukuran XL). Total nilai bantuan yang digelontorkan mencapai Rp 99.945.000.
"Kami koordinasi dengan BPBD Provinsi NTB dan pemerintah daerah agar bantuan ini tersalurkan satu pintu dan tepat sasaran," tambah Nasrullah, menegaskan komitmen penyaluran yang teratur dan efektif.
Kolaborasi Pemprov, PKK, hingga REI bukti solidaritas NTB.
Kehadiran Penjabat Sekda NTB, Lalu Moh Faozal dalam acara ini menggarisbawahi upaya kolektif pemerintah provinsi untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak, baik di Kekalik maupun wilayah lain.
Bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan ini sangat berarti. Selain logistik dari Pemprov NTB dan BPJS Ketenagakerjaan, ada juga bantuan dari Tim Penggerak PKK NTB, Bunda Sinta juga akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Ditambah lagi dari bantuan sosial dari REI (Real Estate Indonesia) berupa bedah rumah bagi empat warga kurang mampu dan korban banjir Kota Mataram..
”Ada empat rumah yang akan diirehab," terang Faozal, menunjukkan bahwa bahu-membahu dalam penanganan bencana adalah prioritas.
Pj Sekda NTB Lalu Moh Faozal bersama OPD lainnya yang turut hadir di Kelurahan Kekalik Jaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan dukungan dari semua pihak.
Bantuan ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian bersama.
Semoga bermanfaat dan menjadi semangat bagi warga terdampak untuk bangkit kembali dan harus memancarkan optimisme di tengah situasi sulit.
Baca Juga: Jembatan Ambles Diterjang Banjir, Warga Perumahan Mahkota Bertais Minta Pemkot Mataram Turun Tangan
Aksi solidaritas ini menjadi cerminan bahwa masyarakat NTB, bersama dengan berbagai lembaga dan organisasi, memiliki semangat gotong royong yang kuat dalam menghadapi cobaan.
Bantuan yang mengalir ini diharapkan tidak hanya meringankan beban materiil. Tetapi juga menumbuhkan kembali harapan bagi korban banjir untuk segera pulih dan bangkit.
Dengan ada sinergi pemerintah, lembaga sosial, dan swasta, diharapkan pemulihan pascabanjir di Mataram pekan lalu dapat berjalan lebih cepat dan merata bagi seluruh korban bencana banjir.
Editor : Rury Anjas Andita