Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Bali Nusra, NTB Siap Tambah Sepuluh Titik Baru

Nurul Hidayati • Selasa, 22 Juli 2025 | 15:14 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Telkomsel terus memperkuat cakupan jaringan 5G di wilayah Bali Nusa Tenggara, dengan fokus signifikan pada perluasan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Meskipun belum semasif pengembangan di Denpasar yang telah mencapai lebih dari 200 titik, NTB kini bersiap untuk penambahan 10 titik 5G baru hingga tahun depan.

Menurut Manager Network Operation and Productivity Telkomsel Mataram Laode Anwar Saafi, Telkomsel berencana menambah lagi dari lima titik jangkauan 5G di NTB yang sudah ada hingga semester pertama tahun ini.

Saat ini, jaringan 5G di NTB sudah tersedia di beberapa area publik, kawasan pariwisata, dan area strategis seperti Bandara Internasional Lombok, kawasan Mandalika, Senggigi, serta dua titik di kawasan tambang Pulau Sumbawa.

"Untuk 5G ini menyesuaikan karena membutuhkan pembangunan infrastruktur, analisa user, sehingga secara bertahap hadirnya di NTB," jelas Laode.

Ambisi Telkomsel tidak berhenti di situ. Laode menambahkan bahwa ada rencana penambahan 10 titik lagi untuk tahun ini dan tahun depan, tergantung pada hasil analisa kebutuhan pengguna.

 Baca Juga: Samsung Luncurkan Galaxy A34 5G dan Galaxy A14 Enterprise Edition

Sebaran lokasi yang direncanakan mencakup Kabupaten Lombok Utara (KLU), termasuk tiga Gili (Trawangan, Meno, Air), dan enam titik di Kota Mataram.

"Pengadaan 5G ini menyesuaikan kebutuhan," tegas Laode.

Kehadiran 5G menandai lompatan besar dalam teknologi seluler, menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, 4G. Berikut adalah perbedaan utamanya.

 Baca Juga: Samsung Hadirkan Galaxy M Series 5G Terbaru yang Bikin Tetap Produktif

Kecepatan (Speed):

4G: Menawarkan kecepatan unduh rata-rata sekitar 10-50 Mbps, dengan puncak teoretis hingga 100 Mbps. Cukup untuk streaming video HD dan penelusuran web.

5G: Jauh lebih cepat, dengan kecepatan unduh yang bisa mencapai gigabit per detik (Gbps) atau 1.000 Mbps, bahkan dalam kondisi nyata bisa mencapai ratusan Mbps. Ini memungkinkan unduhan file besar dalam hitungan detik dan streaming video 4K/8K tanpa buffering.

Latensi (Latency):

4G: Memiliki latensi sekitar 50-100 milidetik (ms). Ini adalah waktu tunda antara saat perintah diberikan dan respons diterima.

5G: Latensi sangat rendah, bisa mencapai 1 milidetik atau kurang. Latensi ultra-rendah ini krusial untuk aplikasi yang membutuhkan respons instan, seperti mobil otonom, operasi jarak jauh, atau gaming real-time.

 

Beberapa pelanggan sedang pengecekan paket di Grapari. Telkomsel terus memperkuat cakupan jaringan 5G di wilayah Bali Nusa Tenggara, dengan fokus signifikan pada perluasan di NTB. (NURUL/LOMBOK POST)
Beberapa pelanggan sedang pengecekan paket di Grapari. Telkomsel terus memperkuat cakupan jaringan 5G di wilayah Bali Nusa Tenggara, dengan fokus signifikan pada perluasan di NTB. (NURUL/LOMBOK POST)

Kapasitas (Capacity):

4G: Kapasitas jaringan 4G terbatas dalam menangani banyak perangkat yang terhubung secara bersamaan di area padat.

5G: Dirancang untuk mendukung jauh lebih banyak perangkat yang terhubung secara simultan (hingga jutaan perangkat per kilometer persegi). Ini sangat penting untuk perkembangan Internet of Things (IoT) yang masif.

Efisiensi (Efficiency):

4G: Kurang efisien dalam penggunaan spektrum frekuensi dibandingkan 5G.

5G: Menggunakan teknologi seperti Massive MIMO dan beamforming untuk mengarahkan sinyal secara lebih efisien ke perangkat tertentu, meningkatkan efisiensi spektrum dan mengurangi konsumsi daya.

Kasus Penggunaan (Use Cases):

4G: Ideal untuk smartphone, streaming media, media sosial, dan video call.

5G: Membuka pintu bagi inovasi seperti kota pintar, pabrik cerdas (industri 4.0), augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) yang imersif, telemedisin, dan kendaraan otonom.

Dengan ekspansi 5G ini, Telkomsel berharap dapat mendukung transformasi digital dan memajukan berbagai sektor di NTB, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas yang lebih cepat dan stabil.

Editor : Kimda Farida
#Bali #Nusra #konektivitas #5G #Jaringan #NTB #Telkomsel #titik #pengguna #Pariwisata