Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wapres Gibran Apresiasi Kinerja NTB sebagai Tuan Rumah Fornas VIII Tahun 2025, Gubernur Iqbal Sebut Fornas VIII Miniatur PON 2028

Lombok Post Online • Senin, 4 Agustus 2025 | 11:32 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka secara resmi menutup Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Jumat malam (1/8).

Penutupan Fornas ditandai dengan penabuhan gendang beleq oleh Wapres Gibran, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Wapres menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Fornas VIII Tahun 2025, serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan para peserta dari seluruh Indonesia.

“Inilah keberagaman Indonesia yang harus terus kita jaga, dari Sabang sampai Merauke. Sebagai bangsa yang ber-bhinneka, kita harus menjaga persatuan, kesatuan, dan nilai-nilai toleransi. Kalah menang itu biasa,” ujar wapres.

Penyelenggaraan Fornas VIII selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya olahraga sebagai fondasi ketahanan nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Presiden mendorong penguatan dan perluasan olahraga rekreasi ke seluruh lapisan masyarakat guna membentuk bangsa yang sehat, bugar, dan bersatu.

Wapres juga memberikan perhatian khusus terhadap partisipasi para lansia dalam Fornas, termasuk seorang peserta berusia 79 tahun yang dinilainya sebagai simbol semangat olahraga yang tidak mengenal usia.

“Ini patut dicontoh, terutama oleh generasi muda. Jika ingin tetap sehat di usia lanjut, kita harus membiasakan diri berolahraga sejak dini,” pesannya.

Tak hanya dari sisi sosial, Wapres juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Menurutnya, Fornas VIII Tahun 2025 turut mendorong perputaran ekonomi daerah yang signifikan.

Selain membawa kegembiraan, Fornas memberikan dampak ekonomi yang besar. Diperkirakan perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp 150 miliar, mencakup sektor penerbangan, perhotelan, hingga konsumsi.

Jumlah pengunjung ke NTB karena Fornas ini diperkirakan lebih dari 40 ribu orang. “Semua kebagian dampak ekonomi. Fornas juga sekaligus menjadi ajang untuk kita mempererat dan merekatkan persatuan,” jelas Wapres Gibran.

Menutup sambutannya, Wapres mengucapkan terima kasih untuk seluruh peserta dan NTB sebagai tuan rumah Fornas VIII Tahun 2025. “Terima kasih NTB yang sukses menjadi tuan rumah yang baik dan ramah,” terangnya.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat olahraga sebagai alat pemersatu bangsa. “Fornas IX akan digelar di Sulawesi Tengah pada tahun 2027 mendatang,” pungkasnya.

Menpora Dito Ariotedjo menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan Fornas VIII Tahun 2025 di NTB. Menurut Menpora, Fornas kali ini dilaksanakan dengan semangat yang luar biasa, mencerminkan kebersamaan yang patut terus dijaga untuk memajukan bangsa menuju Indonesia Emas.

Menpora menyoroti antusiasme peserta yang beragam, mulai dari generasi muda hingga lansia, yang berkumpul dalam satu wadah Fornas.

“Kita menyaksikan, di sini mempunyai semangat yang sama, baik dari anak muda sampai lansia. Berkumpul menjadi satu dan memperkuat ikatan sosial,” terang politisis Golkar itu.

Semangat kebersamaan dan persatuan yang terjalin selama Fornas diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam upaya pembangunan nasional. Menpora menekankan pentingnya menjaga momentum ini demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di masa mendatang.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan sport tourism dan ekonomi kreatif menjadi titik fokus utama yang sangat menonjol dalam penyelenggaraan Fornas VIII Tahun 2025.

“Seperti slogan yang digaungkan sejak awal, kalah menang, semua senang. Di NTB kita membuktikan bahwa sport for all tidak sekadar jargon, melainkan gerakan kolektif untuk menjadikan olahraga sebagai alat pemersatu bangsa, perekat generasi, dan panggung bagi kearifan lokal,” tegas gubernur.

Fornas kali ini juga menjadi miniatur Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang rencananya akan diselenggarakan bersama NTB dan NTT. "Kegiatan ini menjadi miniatur untuk PON tahun 2028,” tegasnya.

Kehadiran Wapres Gibran di Fornas VIII bukan hanya kehormatan besar bagi NTB, tetapi juga simbol nyata dukungan pemerintah pusat.

Ini menegaskan komitmen serius dalam mengembangkan sport tourism, memajukan ekonomi kreatif, dan memperkuat karakter bangsa melalui kegiatan komunitas berskala nasional seperti Fornas.

Fornas ini turut memberikan dampak positif signifikan bagi sektor ekonomi lokal.

Sekitar 50 stan usaha kecil dan menengah (UKM) yang menjajakan makanan, minuman, oleh-oleh, suvenir, dan pernak-pernik khas NTB di sekitar lokasi acara, dilaporkan meraup pemasukan yang cukup besar.

Sementara itu, di Fornas VIII Tahun 2025, Jawa Barat berhasil menjadi juara umum setelah menyabet 99 medali emas, 77 perak, dan 81 perunggu.

Total ada 257 medali yang sukses dibawa pulang.

PENUH KEMERIAHAN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kiri) mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka menabuh gendang beleq sebagai tanda penutupan Fornas VIII tahun 2025 NTB di eks Bandara Selaparang.
PENUH KEMERIAHAN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kiri) mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka menabuh gendang beleq sebagai tanda penutupan Fornas VIII tahun 2025 NTB di eks Bandara Selaparang.

Posisi runner-up ditempati Jawa Timur dengan 93 emas, 80 perak, dan 79 perunggu.

Lalu disusul Jakarta di posisi ketiga dengan 90 emas, 79 perak, dan 76 perunggu. Sedangkan tuan rumah NTB harus puas di peringkat ketujuh. (yun/r3)

Editor : Kimda Farida
#Indonesia #Prabowo Subianto #wapres #Fornas #komitmen #NTB #pon