Sebanyak 63 personel menjalani pemeriksaan narkoba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB, Rabu (13/8), sebagai bagian dari program deteksi dini narkoba di internal kepolisian.
Tes tersebut dipimpin langsung Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, yang akrab disapa Kombes Boy Samola, bersama para pejabat utama (PJU).
Satu per satu anggota menjalani pemeriksaan secara sadar dan sukarela.
Hasilnya membuat lega: seluruh personel dinyatakan negatif narkoba.
“Ini komitmen kami untuk memastikan jajaran Polairud bebas dari pengaruh narkotika. Sebagai aparat penegak hukum, kami harus menjadi contoh,” tegas Kombes Boy Samola.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari pembinaan internal agar setiap anggota tetap disiplin, sehat, dan siap menjalankan tugas menjaga perairan NTB dari berbagai bentuk kejahatan, termasuk peredaran narkoba.
“Kami ingin memastikan integritas terjaga. Kalau internal bersih, kami bisa lebih maksimal melindungi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi pesan tegas bahwa Polairud Polda NTB tak hanya menjaga laut dan udara, tetapi juga menjaga marwah institusi dari bahaya narkoba—dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja terdekat. (*)
Editor : Marthadi