LombokPost - Gedung DPRD NTB hangus terbakar dalam insiden demonstrasi yang terjadi pada Sabtu (30/8).
Menanggapi situasi tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung menyampaikan pernyataan resmi kepada publik.
Ia menegaskan Pemprov NTB telah bergerak cepat melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati, Wali Kota, Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Tokoh Agama, hingga Tokoh Masyarakat, untuk menanggulangi dampak dari insiden tersebut.
“Ini kita mau mengumpulkan para tokoh, ini untuk menyamakan persepsi sama-sama menjaga situasi ini,” kata Gubernur Iqbal, Sabtu (30/8).
Di konsolidasi tersebut, Miq Iqbal, sapaan akrabnya, menyebut masing-masing pihak sudah berbagi tugas.
“Intinya kita berusaha untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif, itu yang paling penting,” tegasnya.
Dikatakannya, pemprov saat ini sedang membangun daerah.
Setiap situasi ketidakstabilan pasti berdampak pada pembangunan, dan pada akhirnya akan merugikan masyarakat luas.
“Kita sedang membangun, setiap situasi ketidakstabilan yang terjadi pasti berdampak terhadap pembangunan dan akhirnya berdampak pada masyarakat luas, itu yang kita jaga,” jelas pria asal Lombok Tengah tersebut.
Gubernur mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap tenang, dan tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang sedang berkembang.
“Mudah-mudahan masyarakat tetap tenang, semuanya tetap stabil, bisa mengendalikan situasi dan tidak mudah terprovokasi,” tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji