Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Dukung Penuh Pengembangan Potensi Kurma dan Kacang Sacha Inchi di Lombok Utara

Rosmayanthi • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Pemprov NTB melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi kurma dan kacang sacha inchi di Kabupaten Lombok Utara.
Pemprov NTB melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi kurma dan kacang sacha inchi di Kabupaten Lombok Utara.
LombokPost - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi kurma dan kacang sacha inchi di Kabupaten Lombok Utara.

Seperti diketahui, Lombok Utara telah menjadi pusat inovasi pertanian yang luar biasa, dengan dua komoditas unggulan yang menunjukkan potensi besar: kurma dan kacang sacha Inchi. 

Kedua tanaman ini, yang tidak endemik di Indonesia, justru tumbuh subur dan menjanjikan di lahan kering tadah hujan yang mendominasi wilayah Lombok Utara.

Kepala BRIDA NTB I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., yang ditemui Sabtu (30/8) menyatakan, saat ini pemerintah NTB memberikan dukungan besar dalam pengembangan potensi kurma dan kacang sacha inchi. Dukungan ini berfokus pada riset, inovasi, dan hilirisasi produk pertanian.

Pemerintah Provinsi NTB, melalui BRIDA berperan penting dalam pengembangan dua komoditas kurma dan kacang sancha inchi 

BRIDA NTB, tambah Aryadi, tengah melakukan penelitian untuk menentukan kawasan yang paling cocok untuk budidaya kurma, termasuk di Lombok Utara dan Sumbawa, dengan mempertimbangkan karakteristik tanah, suhu, dan curah hujan. 

BRIDA NTB juga memfasilitasi pengembangan bibit kurma berkualitas melalui kultur jaringan. 

BRIDA NTB memuji inovasi agrosistem yang dilakukan oleh petani dan mitra swasta di Lombok Utara, yang berhasil mengoptimalkan lahan kering.

Pemerintah Provinsi juga berencana mengusulkan budidaya dan hilirisasi kurma Datu dan sacha inchi sebagai inovasi unggulan NTB dalam ajang Innovative Government Award (IGA). 

Pemerintah daerah mendorong sinergi antara petani, lembaga riset seperti BRIN, dan pihak swasta (misalnya, PT Ukhuwah Datu Nusantara) untuk membangun industri pertanian dari hulu ke hilir.

Aryadi menilai, pengembangan kurma dan sacha inchi sejalan dengan program prioritas Gubernur NTB, yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan ketahanan pangan, karena inovasi ini terbukti mampu meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

Selain itu, pengembangan kurma dan sacha inchi di Lombok Utara tak hanya berfokus pada produksi, tapi juga pada pengembangan potensi lain.

Dimana kurma sudah ditetapkan sebagai ikon ekonomi baru bagi Lombok Utara. Kurma lokal, yang dikenal sebagai Kurma Datu, memiliki kualitas yang diakui secara global, bahkan pernah menduduki peringkat ketujuh terbaik di ajang pameran kurma internasional di Abu Dhabi.

Kacang Sacha Inchi dikenal sebagai
Kacang Sacha Inchi dikenal sebagai

"Sehingga perkebunan kurma dan sacha inchi berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi agrowisata," ungkap Aryadi.

Hal ini dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, yang pada gilirannya akan mendukung sektor pariwisata daerah.

"Saat ini saja, sudah banyak tamu yang berkunjung hanya untuk melihat kebun kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara, lebih dari 200 tamu yang datang, dan umumnya menyampaikan kesan luar biasa setelah melihat buat kurma yang tumbuh subur dan berbuah banyak," ungkap Aryadi.

 

 

 

Kacang Sacha Inchi dikenal sebagai
Kacang Sacha Inchi dikenal sebagai
Editor : Siti Aeny Maryam
#kacang #kurma #BRIDA #NTB #Sacha Inchi #Lombok Utara